Agterplaas: Suara Hati dari Teras Belakang

Putri Melina, 11 May 2020

Nama Album: Agterplaas
Artis: The Adams
Genre: Power Pop
Label: Belakang Teras Records
Tanggal Rilis: 6 Maret 2019

Penantian para penggemar selama tiga belas tahun akhirnya terbayarkan. Pada 6 Maret 2019, The Adams—grup musik power pop asal Jakarta—meluncurkan album ketiga mereka. Perlu waktu yang cukup lama bagi Ario Hendarwan (vokal/gitar), Saleh Husein (vokal/gitar), Gigih Suryo Prayogo (vokal/drum), dan Pandu Fathoni (vokal/bas) untuk menyelesaikan proyek album ketiganya yang berjudul Agterplaas (baca: Akhterplas).

Agterplaas berasal dari bahasa Afrika Selatan yang berarti teras belakang. Nama ini pertama kali diusulkan oleh Gigih karena Teras Belakang merupakan nama studio yang menjadi tempat peracikan album ketiga ini. Terdapat sebelas lagu di dalam album Agterplaas, yaitu “Agterplaas”, “Masa-Masa”, “Pelantur”, “Lingkar Luar”, “Esok”, “Dalam Doa”, “Gelap Malam”, “Sinar Jiwa”, “Sendiri Sepi”, “Pesona Persona”, dan “Timur”. Selaras dengan judul albumnya, lantunan instrumental “Agterplaas” dijadikan sebagai pengantar untuk memasuki album ini.

Materi untuk album Agterplaas direkam dan diproduksi antara 2015—2019 di Studio Teras Belakang, kamar Aryo, dan Soundshine Studio. Selain itu, perusahaan rekaman Demajors turut membantu grup musik ini dalam mengedarkan album ketiganya. Sebelum Agterplaas resmi dirilis, The Adams terlebih dahulu mengeluarkan dua single, yaitu “Pelantur” dan “Masa-Masa”. Kini, kedua single tersebut masuk ke dalam track nomor dua dan tiga dalam album ini. 

Secara garis besar, The Adams membumbui album ketiganya ini dengan suasana kepenatan, nostalgia, sikap optimistis, hingga rasa saling rindu. Tentunya, hal-hal ini terlukiskan dalam rupa suara hati pada diri setiap insan dan terlontarkan dalam Agterplaas. Selain itu, The Adams masih menjadikan Jakarta sebagai potret dalam lagu-lagunya. Hal ini serupa dan konsisten sejak album debut The Adams dan album kedua V2.05.

Walau masih mengusung Jakarta sebagai potret utama, di dalam album ketiga ini The Adams menggunakan sudut pandang yang lebih dewasa untuk melihat Jakarta. Grup musik yang dibentuk pada 2001 ini menggambarkan Jakarta bukan hanya dari sisi romantisme, melainkan juga dari sisi sosial. Hal ini terlihat dalam lagu “Pelantur” dan “Lingkar Luar”. Lagu “Lingkar Luar” menggambarkan hiruk pikuk, kemacetan, serta perjuangan manusia di Jakarta yang terjebak dalam tekanan. 

Sebagai salah satu single yang dirilis lebih dulu, "Masa-Masa" memberikan pengantar dan ruang untuk bernostalgia tentang perjalanan yang telah dilewati setiap manusia. Lagu ini mengisahkan masa muda yang dilalui bersama sahabat-sahabat terdekat dengan segala suka dan kelak akan menjadi kenangan bersama di masa depan. Selanjutnya, track kedelapan bertajuk “Sinar Jiwa” bercerita mengenai perasaan bahagia karena sebuah pertemuan dengan seseorang yang akhirnya menjadi pelita hati.

Pada track terakhir dalam album ini ditempati oleh lagu “Timur” dan menjadi salah satu lagu yang banyak digemari dalam album Agterplaas. Hal ini dibuktikan dengan jumlah pemutaran lagu “Timur” sebanyak 1,7 juta kali di Spotify hingga saat ini (08/05). “Timur” mengisahkan kekhawatiran tentang masa depan sekaligus mengingatkan para pendengar bahwa sesuatu yang diimpikan dan diinginkan terkadang tidak bisa didapatkan. Tidak semua rencana dan masa depan akan berjalan sesuai harapan.

“Namun tiap kudengar namamu, Makin terbayang masa depanku, Semakin jelas tujuan, Dan yang 'ku harus lakukan”. Melalui kutipan dari lantunan “Timur” ini, pendengar memperoleh pesan yakni walaupun masa depan tidak bisa ditebak, kehadiran seseorang yang berharga dapat membuat hidup lebih optimistis sehingga kita lebih siap dalam menjalani hari ini, esok, hingga masa yang akan datang. 

The Adams dirasa perlu memperkenalkan kembali diri mereka kepada generasi yang lebih muda. Rentang waktu tiga belas tahun cukup membuat nama The Adams jarang digaungkan oleh generasi terbaru. Dalam rangka memperkenalkan album ketiganya, The Adams berencana menggelar tur yang bertajuk “Agterplaas Tour 2020” pada bulan Maret tahun ini. Namun, tur tersebut harus ditunda pelaksanaannya karena pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia. Semoga setelah pandemi ini berakhir, The Adams dapat melaksanakan “Agterplaas Tour 2020” yang sudah ditunggu-tunggu oleh para penggemarnya di berbagai kota.

 

Teks: Putri Melina
Foto: Istimewa
Editor: Ruth Margaretha M.

Pers Suara Mahasiswa UI 2020
Independen, Lugas, dan Berkualitas