MejaKita Mewakilkan Indonesia Menjadi Start-Up Pilihan UNDP dalam Innovation Challenge 2020

Aulia Nafitri, 30 August 2020

MejaKita berhasil meraih posisi sebagai startup ke-5 teratas di UNDP Archipelagic & Island States (AIS) Forum's Innovation Challenge 2020: Creating Resilient Businesses. Sejak April 2016, MejaKita telah berhasil menjadi platform belajar online, serta menjadi pionir dan pendukung metode belajar peer-to-peer (siswa ke siswa) yang berhasil bersaing di antara 168 startup lainnya di 47 negara. Memberdayakan siswa-siswi se-Indonesia untuk berkolaborasi dalam pembelajaran, MejaKita sendiri mengidentifikasi perusahaannya sebagai "impact start-up", yakni perusahaan rintisan yang menjunjung tinggi membawa dampak sosial positif, dalam kasus kami ialah membantu pemerataan serta perbaikan pendidikan Indonesia melalui pemberdayaan siswa. Saat ini, MejaKita memiliki 25,000+ murid dari 223 kota dari seluruh Indonesia.

Aktsa Efendy, CEO dan Founder MejaKita, mengatakan, “Sejalan dengan visi dan misi United Nations Development Programme (UNDP), MejaKita berusaha untuk menjadi perusahaan-perusahaan yang tidak hanya dapat bertahan secara ekonomis dalam masa krisis, tetapi juga mengembangkan solusi yang dibutuhkan khalayak ramai yang kesulitan. Oleh sebab itu, MejaKita memberanikan diri untuk berinovasi dan mengembangkan konsep sistem ujian daring dengan, UjianKita.”

Selain platform pembelajaran peer-to-peer yang diberdayakan oleh data, MejaKita menginisiasikan adanya UjianKita;  sistem ujian dan proctoring online berbiaya rendah, sistem ringan, serta dapat digunakan dalam skala besar. Harapannya adalah memungkinkan siswa Indonesia di seluruh negeri untuk mengikuti ujian sekolah dan ujian nasional daring. MejaKita percaya bahwa kunci untuk dapat mengadopsi pembelajaran jarak jauh penuh adalah dengan mewujudkan sistem pemantauan digital yang sederhana namun kuat tanpa harus bergantung pada konferensi video, yang tentunya berat dalam sisi bandwidth, mengingat adanya keterbatasan infrastruktur telekomunikasi dan internet Indonesia

Selama penyelenggaraan UNDP AIS Forum ini, MejaKita menyiapkan proposal & rancangan pengembangan sistem yang diinovasikan, riset dan peninjauan target pasar, serta model bisnis sampai penghujung tenggat waktu kontes berjalan. MejaKita mengajukan dua proposal, yakni dari MejaKita sendiri dan juga dari MejaKerja (www.mejakerja.net), yakni sister entity korporat kami. Dengan persiapan yang cukup matang untuk kedua-dua proposal, puji syukur MejaKita berhasil lolos, sampai final serta termasuk 10 juara yang dipilih untuk dapat ikut serta pelatihan bisnis oleh akselerator UNDP sendiri, yakni Blue Startup Hub, yang akan mendukung MejaKita dalam memperkuat fundamental bisnis perusahaan. Dari total 168 start-up dari 47 negara, MejaKita menjadi perwakilan Indonesia sekaligus peserta termuda, dimana pengelolanya semua adalah mahasiswa & mahasiswi.

MejaKita berkomitmen untuk selalu sejalan dengan visi misi pendidikan Indonesia untuk membangun kualitas pendidikan dan sumber daya manusia lebih baik lagi, sekarang dan selamanya, melalui pemberdayaan siswa-siswi Se-Indonesia! #RevolusiEdukasi

Teks: Aulia Nafitri (Kontributor)
Foto: MejaKita
Editor: Nada Salsabila

Pers Suara Mahasiswa UI 2020
Independen, Lugas, dan Berkualitas