Adakan Aksi Lanjutan, Mahasiswa UI Kritik Kinerja KPK Lewat Audiensi

Friday, 14 July 17 | 09:13 WIB

Hari ini (14/7), BEM UI bersama ILUNI UI mengadakan audiensi bersama tiga komisioner KPK, yaitu Agus Rahardjo, Saut Situmorang, dan Laode Muhammad Syarif di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan.

Saat ditemui Suara Mahasiswa, M.Syaeful Mujab menjelaskan hasil audiensi terhadap KPK. “Hari ini kita ingin menunjukkan punya sikap yang objektif, kita juga menyampaikan kritik, gak bela-bela aja,” ujar Mujab.

Mujab dalam penjelasannya menyatakan bahwa ia meminta KPK untuk meningkatkan performa dengan menyelesaikan kasus-kasus korupsi terdahulu.

Hal itu juga diamini oleh Andhita, Kepala Departemen Aksi dan Propaganda (Akprop) BEM UI. Menurutnya, kasus mega korupsi e-KTP, Sumber Waras, dan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) juga merupakan hal yang harus diselesaikan.

Mujab menambahkan, “Satu-satunya cara untuk meningkatkan martabat KPK ya dengan meningkatkan performa, yaitu kasus-kasus tadi yang jadi pertanyaan publik, maka itu tadi kita dalam diskusi menunjukkan sikap yang konsisten dan objektif,” jelas Mujab

Bagi mahasiswa jurusan Ilmu Politik itu, KPK sebagai harapan pemberantasan korupsi jangan hanya berlindung pada opini publik. KPK dirasa perlu untuk melawan wacana melalui upaya hukum.

Tidak hanya mengkritik KPK, audiensi kali ini juga menegaskan bahwa BEM UI bersama 14 BEM Fakultas perlu mengoreksi kinerja KPK. “Tidak hanya kita secara membabi buta mendukung KPK, kita sadar KPK juga butuh dikoreksi, kita sadar bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya dilakukan oleh KPK sendirian,” lanjutnya

Sebagai langkah lanjut untuk mengawal isu ini, Mujab mengatakan akan mengadakan audiensi kepada beberapa partai penolak hak angket seperti PKB dan PKS serta Demokrat sebagai partai netral.

 

Teks: Eri Tri Anggini dan Huda Shidqie

Foto: Maria Julita

Komentar



Berita Terkait