Agenda Pembuktian Sidang Sengketa Pemira IKM UI Ditunda

Sunday, 12 November 17 | 07:32 WIB

Sabtu (11/11) telah berlangsung Sidang kedua Sengketa Pemilu untuk nomor perkara 02/PSHP-I/2017/MM UI dengan pemohon Wanda Melani, Bakal Calon Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI yang sempat tidak lolos Sidang Verifikasi Kedua Pemilihan Raya Ikatan Keluarga Mahasiwa (Pemira IKM) UI. Sidang itu kembali digelar di Ruang MC Hafni, Fakultas Hukum (FH) UI.

(Baca Juga: Sidang Sengketa Pemira IKM UI, Wanda Melani Ajukan Tujuh Permohonan)

Berdasarkan rilis resmi dari akun LINE Mahkamah Mahasiswa pada Jumat (10/11) agenda sidang kedua itu adalah pembuktian oleh pemohon. Namun, karena beberapa hal, hakim akhirnya memutuskan untuk menunda sidang sampai Senin (13/11).

Menurut Tunggal S. selaku panitera sidang, penundaan tersebut disebabkan oleh adanya keinginan dari pemohon, dalam hal ini pihak Wanda Melani maupun termohon atas nama Panitia Pemira IKM UI agar sidang memuat agenda jawab-menjawab. Selain itu, penundaan juga disebabkan karena pihak termohon membutuhkan waktu untuk memberikan jawaban atas perbaikan surat yang diajukan pemohon saat sidang pertama.

Secara kronologi, pemohon pada awalnya memberikan surat permohonan, Namun kemudian, surat permohonan tersebut diperbaiki. Dalam hal ini, pemohon memberikan surat permohonan yang sudah diperbaiki sesaat sebelum sidang kedua digelar Sabtu (11/11).

Dalam sidang kedua itu, pihak termohon membawa surat jawaban untuk surat permohonan yang belum diperbaiki. Menurut Awdy Fikri Zulhan selaku kuasa hukum panitia Pemira IKM UI, pihaknya memerlukan waktu untuk membaca surat permohonan yang sudah diperbaiki tersebut dan menulis surat jawabannya.

(Baca Juga: Ini Penjelasan Tujuh Poin Tuntutan Wanda Melani)

“Termohon belum memerikasa surat permohonan yang baru diperbaiki. Jadi kami dari termohon mau memperbaiki (surat jawaban—red) lagi. Kami baca lagi surat permohonannya baru kemudian kami jawab,” ujar Awdy.

Awdy memaparkan rencana agenda sidang pada Senin (13/11) mendatang adalah agenda jawab menjawab. Menurutnya, agenda sidang setelah itu adalah pembuktian, kesimpulan, dan kemudian baru putusan. “Ini (sidang dengan agenda jawab-menjawab—red) masih bisa sekitar dua tiga kali lagi, habis itu baru pembuktian dari pemohon dan termohon, setelah itu adanya kesimpulan baru kemudian terakhir putusan dari majelis hakim,” jelas Awdy.

Selanjutnya, Awdy juga menjelaskan isi surat permohonan dari pihak Wanda Melani, yaitu yang pertama adalah memutuskan penundaaan penyelenggaraan Pemira IKM UI, kedua memutuskan keputusan SK Nomor 09 tentang penetapan hasil sidang permohonan keberatan telah melanggar, dan yang ketiga adalah memutuskan harus dijalankannya kembali sidang keberatan atas nama pemohon.

“Jadi kalau ini (permohonan Wanda—red) pun dikabulkan, yang dikabulkan adalah pertama, Pemira ditunda, kedua SK tentang penetapan hasil sidang permohonan keberatan itu dianggap melanggar, dan kemudian yng ketiga sidang permohonan keberatan atau banding atas nama pemohon yaitu Wanda itu diulang, ujarnya.

Sampai berita ini ditulis, kuasa hukum pemohon belum bersedia memberikan keterangan.
Teks: Rifa Fauzyandi dan Elsa Manora

Foto: Haydr Suhardy

Editor: Eri Tri Anggini

Komentar



Berita Terkait