Bagian Atap Bocor, Perpustakaan UI Selesai Direnovasi Awal Tahun 2018

Sunday, 22 October 17 | 08:39 WIB

Kebocoran di sejumlah titik pada Perpustakaan Pusat (Perpusat) UI menurut Koordinator Administrasi Umum dan Fasilitas Perpustakaan, Etty Setyawati disebabkan oleh beberapa hal.

Jika dilihat dari konstruksinya, kata Etty, gedung Perpusat tidak dilapisi genting melainkan berupa lapisan semen di beberapa sisi atap di mana atap menjadi retak akibat terkena panas dan hujan selama lima tahun terakhir.

Senada dengan Etty, Rico Novianto, anggota MWA UI UM menyatakan bagian atap gedung Perpusat sebagai sumber masalah. Lebih lanjut, Rico berpendapat bahwa sejak awal bagian atap tersebut hanya bertahan satu sampai dua tahun.

“Itu (atap –red) emang gak proper ya. Mungkin secara arsitek bagus secara teknik sipil itu gak bagus. Dalam  artian secara desain bangunan tuh gak bagus dan itu yang dirombak, terutama di atas, karena itu kan sumber masalahnya,” jelasnya saat ditemui pada Kamis (19/10) di Fakultas Hukum UI.

Usaha Perbaikan dan Renovasi

Pihak Perpustakaan melalui Etty merasa terganggu dengan kerusakan tersebut. Pihak perpustakaan tidak dapat menangani kerusakan sebab gedung Perpusat sepenuhnya berada di bawah tanggung jawab Direktur Pengelolaan dan Pemeliharaan Fasilitas (DPPF).

Jika hanya kerusakan kecil, pihak perpustakaan masih mampu untuk memperbaiki, namun jika harus menyikapi masalah bocornya atap gedung perpustakaan, di mana perbaikan yang dilakukan harus membongkar seluruh bagian atap perpustakaan, tentunya membutuhkan dana yang besar,” jelas Etty.

 

Rico menambahkan, “Lelangnya dimulai awal tahun ini, tapi baru dimulai beberapa bulan ini karena melalui lelang dan baru turun anggarannya di paruh dua ini.” Melalui anggaran belasan milyar itu, renovasi Perpusat ditargetkan selesai pada awal tahun 2018.

Adapun kebocoran ini mengakibatkan rusaknya sejumlah buku, pembatalan penyemprotan jamur dan serangga, serta batalnya acara nasional yang sudah direncanakan sejak lama.

Teks: Halimah Ratna, Rifa Fauzyandi, Legia Nurul Azmi

Foto: Diana

Editor: Eri Tri Anggini

 

Komentar



Berita Terkait