BEM se-UI Mengecam Aksi Teror Anti Pemberantasan Korupsi

Tuesday, 15 January 19 | 06:26 WIB

Senin (14/1) BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) se-UI melangsungkan dukungan moral untuk KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) di depan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Peristiwa teror kepada dua Pimpinan KPK yang terjadi pada Rabu (9/1) lalu, yaitu bom palsu kepada Agus Rahardjo dan bom Molotov kepada Laode Muhammad Syarif, menjadi latar belakang diselenggarakannya aksi dukungan BEM se-UI terhadap KPK.

Aksi ini dimulai dengan orasi oleh Ketua Sospol (Sosial Politik) BEM UI, Rendra Saputra, yang kemudian dilanjutkan dengan pernyataan secara langsung oleh Laode Muhammad Syarif selaku Wakil Ketua KPK, aliansi Gerakan Antikorupsi, dan BEM se-UI yang diwakili oleh Manik Marganamahendra.

Dalam pernyataan tersebut, Manik menegaskan tiga poin yang dibawa aksi BEM se-UI kali ini, diantaranya ialah kecaman BEM se-UI terhadap segala bentuk teror yang ditujukan kepada KPK untuk melemahkan pemberantasan korupsi, kemudian maksud dukungan BEM se-UI untuk mendorong KPK agar tetap bersikap profesional di tengah panasnya suhu perpolitikan nasional, dan yang terakhir adalah desakan BEM se-UI terhadap pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus-kasus yang berusaha melemahkan pemberantasan korupsi. BEM se-UI juga tidak lupa untuk mengajak masyarakat mendukung KPK, “Kami (BEM se-UI –red) juga di sini membawa masyarakat semua untuk bersama-sama kita memberikan dukungan berupa laporan yang aktif kepada KPK maupun penegak hukum lainnya,” tegas Manik.

BEM se-UI menyatakan dukungan moral antikorupsi ini akan berjalan secara kontinu yaitu BEM se-UI akan saling berkonsolidasi dan menggandeng komunitas antikorupsi yang sudah ada di UI maupun aliansi Gerakan Antikorupsi lintas perguruan tinggi untuk menggaet massa lebih banyak ke depannya.

Teks: Zalfa Ramadhanti Mumtazah
Foto: Aliffadli dan Zalfa
Editor: Grace Elizabeth

Pers Suara Mahasiswa UI 2019
Independen, lugas, dan berkualitas!

Komentar



Berita Terkait

Dua Tahun Kasus Novel Perlu Bentuk TGPF
IMR CUP, Kompetisi Bagi Para Perantau
Paradigma Kekerasan Seksual di Area Kampus
UI Raih Peringkat 80 di Dunia, Direktur Kemahasiswaan Akui Bangga