BEM UI dan BEM FIB Tak Ikut Aliansi Aksi RKUHP

Sunday, 11 March 18 | 11:24 WIB

Ketika diawancara melalui chat, Averous Ibrahim Noor Esa selaku Korbid Sospol BEM UI paparkan ketidakikutsertaan BEM UI dalam aliansi aksi RKUHP kemarin (10/3). Ave menjelaskan bahwa hal tersebut dikarenakan beberapa alasan. “Iya ada beberapa alasan,” jelasnya.

Namun, ketika ditanya alasannya secara jelas mengenai tidak bergabungnya BEM UI dalam aliansi, Ave belum memberikan tanggapan hingga berita ini dimuat. Tak hanya Ave, Alfian Tegar Prakasa selaku Kadep Kastrat BEM UI dan M. Fachri Muchtar selaku Wakadep Kastrat BEM UI juga belum berikan tanggapannya mengenai hal tersebut.

Selain BEM UI, BEM FIB UI juga tidak tergabung dalam aliansi untuk aksi RKUHP kemarin (10/3). Berbeda dengan pihak BEM UI, Ariva Septya selaku Wakadep Kastrat BEM FIB UI paparkan dengan jelas bahwa hal tersebut dikarenakan perintah dari Ketua BEM (Kabem) FIB UI untuk walk out. “Jadi Kabem FIB UI memerintahkan kastrat untuk walk out di H-1 aksi bersama,” jelasnya.

Selanjutnya, Ariva juga memaparkan bahwa Kabem FIB UI memiliki beberapa alasan untuk tidak bergabung dalam aliansi. “Alasannya karena kurangnya peran BEM (FIB-red) dalam perumusan teknis gerakan, pelibatan ormek yg dinilai kurang koordinasi, mendadaknya terbentuk aliansi RKUHP,” ujar Ariva.

Selain itu mengenai terbentuknya aliansi RKUHP, Elang M.L selaku Wakadep Kastrat BEM FH UI mengaku sudah mengajak semua BEM untuk gabung dalam aliansi. “Diajak kok, dari BEM FH ngajak seluruh BEM untuk terlibat sih,” tutur Elang.

Kemudian ketika ditanya mengenai tanggapan tidak ikutnya BEM UI dan BEM FIB UI dalam aliansi, Manik Marganamahendra selaku Ketua BEM FKM UI menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan hak prerogatif masing-masing BEM. “Wah kalau itu sih hak prerogatif masing-masing BEM sih yang punya pilihan dan pertimbangannya masing-masing kalau menurut gua,” jelasnya.

Sedangkan untuk 12 BEM Fakultas yang tergabung dalam aliansi aksi dengan tema Desak Menkumham (Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia) Tarik Draf RKUHP yaitu BEM FH UI, BEM FEB UI, BEM FPsi UI, BEM FT UI, BEM FKM UI, BEM FK UI, BEM FISIP UI, BEM FF UI, BEM FIK UI, BEM FMIPA UI, dan BEM Vokasi UI.

Adapun mengenai aksi yang berlangsung di Taman Aspirasi Monas kemarin (10/3) membawa tiga tuntutan kepada Presiden Joko Widodo. Tuntutan tersebut, yaitu (1) menarik RKUHP ngawur dan menunda pengesahan RKUHP, (2) menyusun bersama-sama dengan setiap lapisan ilmu dan lapisan sektor pemerintahan untuk memperoleh RKUHP yang bermanfaat, dan (3) memikirkan kembali secara bijak baik dampak dari berbagai sektor dan efek kriminalisasi yang akan membebani kebebasan masyarakat yang seharusnya dilindungi oleh negara.

 

 

Teks: Halimah dan Khairunnisa Hadisti
Foto: Robby J. Pasaribu
Editor: Halimah Ratna Rusyidah

Komentar



Berita Terkait