Cakabem UI 2020: Relevansi Pembagian 3 Bidang Minat dan Bakat

Thursday, 28 November 19 | 06:23 WIB

Debat tematik Calon Ketua dan Wakil Ketua BEM UI 2020 berlangsung cukup kondusif pada Selasa (26/11) di Pusgiwa baru Universitas Indonesia (UI). Debat tematik ini mengangkat 2 tema besar yaitu gerakan mahasiswa serta advokasi kesejahteraan mahasiswa dan pengembangan minat, bakat, inovasi, dan kreativitas mahasiswa.

Sesuai dengan dua tema tersebut, para Paslon BEM UI 2020 mengutarakan pendapat masing – masing terkait relevansi pembagian 3 departemen di bidang minat dan bakat, yaitu seni budaya, olahraga serta pendidikan dan keilmuan.

Menurut pasangan nomor urut 3, Fajar Adi Nugroho dan Tri Rahmawati atau yang sering disapa Fajar-Tri mengutarakan bahwa setiap bidang memiliki fungsi dan permasalahan masing – masing yang kompleks sehingga dibutuhkan koordiansi yang jelas diantara ketiganya.

Namun, pasangan nomor 2 M. Risky Altaresh dan Camar Maulana atau yang kerap dikenal Ares-Camar memiliki pendapat yang lain, yaitu bukan karena permasalahan struktur yang kompleks melainkan pentingnya peran koordinator dalam mengatur bidang minat dan bakat. Ares menambahkan bahwa dibutuhkan koordinator yang mampu mengayomi para staffnya.

Terkait dengan wacana penambahan dan pengurangan departemen di bidang minat dan bakat, pasangan nomor 1 Ahmad Fauzy dan Kabul Hidayatullah atau yang sering disapa Oji-Kabul setuju untuk menambah departemen. “Penambahan ini untuk mengakomodasi hal – hal yang dibutuhkan di situ (minat dan bakat -red),” ujar Oji yang merupakan mahasiswa dari FMIPA UI angkatan 2016.

Penulis: Diena Hanifa

Foto: M. Anggara Alvin

Editor: Kezia Estha T.

Komentar



Berita Terkait

Calon Ketua dan Wakil Ketua BEM UI 2020: Representasi Perempuan di Organisasi
MWA UI UM Kurang Dikenal Mahasiswa, Kedua Calon Berikan Solusi
Uji Publik RIK: Transparansi dan Uji Publik UI Art War
Calon Ketua dan Wakil Ketua BEM UI 2020 Paparkan Pendapatnya Mengenai Crisis Center Kekerasan Seksual di Kampus