Calon Anggota Independen DPM UI Perwakilan FISIP Usulkan Cara Baru Peroleh Status IKM Aktif

Saturday, 03 November 18 | 10:07 WIB

Eksplorasi Calon Anggota Independen Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UI perwakian FISIP dilaksanakan usai maghrib pada hari Jumat (2/11) di Kantin Balsem, FISIP. Calon Anggota Independen DPM UI perwakilan dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI, yaitu Chandra Kirana.

Pada sesi panel, panelis M. Asadullah Al Ghozi dari DPM FISIP UI 2018 bertanya mengenai pemikiran Chandra terhadap isu status IKM UI.

Menanggapai hal tersebut, Chandra menjelaskan bahwa pemberian status keanggotaan aktif IKM UI yang dari dulu sudah ada masih harus dipertahankan. “Menurut saya itu masih harus ada, karena itu mendefinisikan peran mahasiswa. Seperti, sekarang ada status IKM aktif dan biasa. Untuk yang berstatus IKM aktif mereka memiliki hak untuk dapat berkontribusi di suatu lembaga sebagai BPH. Namun untuk status IKM biasa, mereka tidak memiliki hak itu. Dari sanalah terdefinisikan apakah mahasiswa tersebut ingin berkontribusi aktif atau hanya menjadi mahasiswa biasa,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa yang dimaksud sebagai mahasiswa biasa adalah yang semata-mata hadir di kelas untuk mengikuti pembelajaran.

Namun, Chandra memiliki pendapat berbeda mengenai cara memperoleh status keanggotaan aktif IKM UI tersebut. Menurutnya, tidak adil jika masa prabakti atau pembinaan bagi mahasiswa baru menjadi satu-satunya cara untuk mendapatkan status IKM UI aktif. Beberapa mahasiswa bisa saja berhalangan hadir pada masa prabakti tersebut karena faktor tertentu, namun nantinya berkontribusi dalam mengikuti lomba-lomba, kepanitiaan, seminar, dan lain-lain. “Oleh karena itu, sebagai solusinya, menurut saya, masa prabakti mahasiswa bukan faktor satu-satunya untuk mendapatkan IKM aktif,” ujarnya.

Menanggapi definisi IKM aktif dan biasa yang telah diungkapkan Chandra, panelis Tri Musthofa Hadi dari FISIP UI 2014 mengutarakan polemik status keanggotaan IKM UI untuk mahasiswa yang hanya mengikuti aktifitas akademik saja. “Terus mahasiswa yang hanya mengikuti kegiatan akademik itu berkegiatan kemahasiswaan ga? Terus apa mereka ga bisa mendapatkan keanggotaan IKM UI, padahal di UUD IKM UI tertulis bahwa IKM UI adalah wadah legal dan formal bagi seluruh kegiatan kemahasiswaan di Universitas Indonesia,” ujar Tri.

Menurut Chandra, ada pembeda di dalam kegiatan kemahasiswaan tersebut. “Mahasiswa dibedakan menjadi mereka yang hanya aktif secara akademik dan mahasiswa yang berkontribusi di bidang apapun, baik olahraga, kegiatan akademis yang dilombakan, seminar, dan seni,” jelasnya.

Berkaitan dengan problematika yang sempat viral, apakah status IKM harus dibedakan menjadi ‘aktif’ dan ‘biasa’, Chandra setuju bahwa status tersebut tetap dibedakan. “Menurut saya, jika orang yang tidak melakukan kegiatan apa-apa tersebut kemudian tiba-tiba mendaftar menjadi BPH atau mengikuti pemira, menurut saya itu tidak adil,” ujar Chandra.

Sedangkan mengenai visi yang ia bawa, Chandra menjelaskan bahwa ia membawa visi “Menjadi perwakilan FISIP di DPM UI 2019 yang memegang prinsip komunikasi dua arah antara DPM UI dengan FISIP demi terwujudnya DPM UI yang berintegrasi dan bersinergi.” Visi tersebut diiringi dengan tiga misi yaitu pertama adalah menyerap, menampung, menyampaikan, dan menindaklanjuti aspirasi mahasiswa UI terutama mahasiswa FISIP UI; kedua, meningkatkan transparansi DPM UI 2019 sebagai lembaga legislatif; ketiga, membangun sistem koordinasi yang berfungsi secara optimal antara DPM UI dengan lembaga di tingkat fakultas terutama di FISIP UI.

 

 

Teks: Khairunnisa Hadisti
Foto: Rezkita G. Astari S.
Editor: Halimah dan Kezia

#PEMIRAIKMUI2018

Komentar



Berita Terkait

Eksplorasi FIB UI: Kedua Paslon BEM UI Beri Pandangan Isu Kekerasan Seksual
Klarifikasi Kedua Pasang Calon Ketua dan Wakil Ketua BEM UI 2019 Terkait Sokongan Dana
Calon MWA UI UM 2019 Utarakan Pendapat Pemindahan Bedeng dan Transparansi Kinerja Rektor
Eksplorasi Pemira di FT UI: Kedua Paslon BEM UI 2019 Paparkan Gagasan Perihal Komersialisasi Lahan Parkir