Calon Anggota MWA UI UM 2019 Utarakan Pengadaan Fasilitas di FIA

Wednesday, 21 November 18 | 04:21 WIB

Eksplorasi pada Senin (19/11) yang berlangsung di Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) dibuka dengan pemaparan materi oleh kedua Calon Majelis Wali Amanat UI Unsur Mahasiswa (MWA UI UM) yaitu Althof Endawansa dan Bimo Maulidianto.

Althof membuka presentasi dengan mengatakan bahwa jika terpilih sebagai MWA UI UM, ia akan membantu mengadvokasikan dan mengawal hal-hal seperti pembangunan gedung FIA baru, pelayanan administrasi di PPAA, dan ruang terbuka atau kantin di FIA.

“Nah hal-hal itulah yang sebetulnya akan dicoba dibawa dan diadvokasikan oleh MWA sebagai kewenangannya,” ujarnya

Lalu, ia juga menjelaskan fakta bahwa di tahun 2018, FIA mendapatkan pendapatan sebesar Rp27,7 miliar dan jumlah pengeluaran sebesar Rp26,4 miliar. Mayoritas pendapatan tersebut yakni sekitar Rp26 miliar berasal dari uang kuliah yang dibayarkan oleh para mahasiswanya.

Selanjutnya, presentasi dilakukan oleh Bimo yang juga menyampaikan tentang pendapatan FIA yang didominasi oleh biaya pendidikan mahasiswa.

“Hal ini menurut saya menjadi hal yang wajar. Kenapa? Karena kita ini adalah fakultas baru. Namun, bukan berarti kita bertoleransi akan hal itu, tapi juga mendorong fakultas kita untuk meningkatkan kualitas dari ventura itu sendiri,” tuturnya.

Selanjutnya, Bimo menyampaikan bahwa 62% dari pengeluaran FIA digunakan untuk biaya operasional. Lantas, ia mengajak para hadirin untuk mengkritisi apakah fasilitas dan pelayanan yang mereka rasakan sudah sepadan.

“Salah satu yang masih menjadi permasalahan di FIA adalah fasilitas kantin. Itu sudah digarap sejak tahun lalu, dan tahun ini juga. Insya Allah pada bulan Januari akan ada kantin di FIA UI,” terang Bimo.

Teks: Nadia Farah Lutfiputri
Editor: Halimah dan Kezia

#PEMIRAIKMUI2018

Komentar



Berita Terkait

Menyelisik Kisah Dibalik Kemenangan Syamsuri Firdaus dalam Ajang MTQ Internasional di Turki
Aksi Untuk Negeri Angkat Kemanusiaan Sebelum Kekuasaan
BOP Dari Tahun ke Tahun
Kampung Digital : Program Melek Teknologi di Masyarakat