Direktur Program Vokasi: Vokasi UI Selama Ini Vokasi-vokasian

Tuesday, 09 May 17 | 08:20 WIB

“Vokasi UI selama ini Vokasi-vokasian, dibilang S-1 bukan, Vokasi juga bukan” ujar Sigit Pranowo selaku Direktur Program Pendidikan Vokasi dalam acara Nongkrong Kritis (Notis) yang diadakan pada Kamis (4/5) lalu di Kantin Vokasi.

Acara tahunan itu membahas peningkatan kualitas program Vokasi UI juga menghadirkan Deni Danial Kesa selaku Manajer Riset, Kemahasiswaan dan Alumni, dan Erwin Harinurdin sebagai Manajer Sumber Daya Manusia (SDM), Keuangan dan Fasilitas sebagai pembicara.

Sebelumnya, saat ditemui Suara Mahasiswa pada Rabu (3/5), Sigit Pranowo, lulusan Fakultas Teknik UI menyatakan bahwa Vokasi kekurangan laboratorium untuk praktikum, jumlah dosen yang sedikit, dan minimnya tenaga praktisi.

Untuk itu, Vokasi perlu melakukan peningkatan kualitas. Peningkatan kualitas yang direncanakan berupa perubahan kurikulum dan sertifikasi untuk lulusan Vokasi dan pengajar. Soal kurikulum, mahasiswa baru angkatan 2017 nantinya akan diterapkan sistem 80 persen praktik dan 20 persen teori.

Sigit Pranowo saat ditemui di Gedung C, Vokasi UI

Sedangkan soal sertifikasi, Sigit menjelaskan, setiap dosen harus memiliki sertifikasi yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikasi tersebut, selain berguna untuk lulusan dan pengajar, juga berguna untuk menaikkan akreditasi program studi.

Sayangnya, peningkatan kualitas membutuhkan dana yang banyak sedangkan Vokasi tidak mendapat subsidi dari pihak UI dan Pemerintah. Maka dari itu, Vokasi memutuskan untuk menaikkan Biaya Operasional Pendidikan (BOP).

Perihal kenaikan BOP Vokasi, “Itu semua diwujudkan dalam fasilitas. Saya terbuka, mau datang ke ruangan saya silahkan. Bahkan kita bilang Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan (RKAT) mau baca, siapa saja, silahkan,” tutur Sigit.

Deni pun menambahkan bahwa saat ini Vokasi sudah memiliki Gedung Auditorium, tiga lapangan olahraga, dan satu gedung baru yang berisi 12 laboratorium untuk praktik.

 

Teks dan Foto: Cherryl Syadera

Editor: Eri Tri Anggini

Komentar



Berita Terkait