Ditantang Soal Gerakan Mahasiswa, Ini Jawaban Kedua Pasang Calon Ketua dan Wakil Ketua BEM UI

Friday, 10 November 17 | 03:59 WIB

Hadir sebagai panelis pada eksplorasi Pemilihan Raya Ikatan Keluarga Mahasiswa (Pemira IKM) UI di depan Gedung G Fakultas Ilmu Administrasi (FIA), Henov Iqbal Assidiq memberikan tantangan untuk kedua pasang Bakal Calon Ketua dan Wakil Ketua BEM UI.

Dalam tantangan tersebut, Henov meminta kedua pasang Bakal Calon Ketua dan Wakil Ketua BEM UI untuk memberitahu bagaimana caranya membangun kembali gerakan mahasiswa.

Menjawab tantangan itu, pasangan nomor urut 1, Shendy Risandi menawarkan BEM UI sebagai komunitas. “Menurut saya komunitas adalah suatu jawaban di mana teman-teman punya suatu misi tapi tidak terikat. Karena komunitas, menurut saya adalah kita di sana punya rasa kekeluargaan,” jelas Shendy.

Sementara M.Luthfie Arif memberikan dua gagasan utama yaitu, sinergis partisipasi dan kolaboratif. Menurut El, dengan gagasan tersebut nantinya akan membangun gerakan yang BEM sentris sehingga setiap mahasiswa bisa memimpin.

Adapun, pasangan nomor urut 2, Zaadit Taqwa menyatakan bahwa dirinya akan membentuk platform dan menetapkan momentum-momentum yang ada dari awal sampai akhir tahun.

“Jawaban saya bagaimana cara membuat BEM UI agar menjawab tantangan zaman now (yaitu) dua unsur, ingin mengincar atau membantu psikis, dan kedua, mungkin akan menggunakan metode psikologis, kalau buat saya karakterisitik milenial ada pada mereka tidak ingin terikat dan ingin sesuatu yang menghibur,” jawab Idmand saat eksplorasi pada Kamis (9/11).

Di akhir sesi panelis, Henov mengungkapkan mengapa ia menantang kedua pasang Bakal Calon Ketua dan Wakil Ketua BEM UI. “Aktivis UI itu rabun jauh. Akhirnya kalau bikin BEM yang diomongin itu event, proker (program kerja -red), portofolio,” tutur Kepala Departemen Seni dan Budaya BEM FISIP UI tahun 2011 itu.

Teks: Eri Tri Anggini
Foto: Diana

Komentar



Berita Terkait