Empat Sektor Evaluasi BEM UI 2017

Sunday, 17 September 17 | 05:58 WIB

“Secara umum bagaimana evaluasi BEM UI 2017, kita menempatkannya pada empat sektor,” ujar M. Syaeful Mujab dalam acara Evaluasi Tiga Lembaga di Student Center Fakultas Ekonomi UI pada Jumat (15/9) lalu. Empat sektor tersebut merupakan kondisi internal, sistem, finansial, dan citra.

Sektor kondisi internal, Mujab menyatakan bahwa iklim profesionalitas lebih tinggi dibandingkan rasa kekeluargaan sehingga hal ini perlu dievaluasi oleh BEM UI. Sementara itu, Yoga Prawira, Wakil Ketua BEM UI 2017 mengungkapkan pentingnya menjalin hubungan yang baik.

Menurut Yoga, terjalinnya hubungan yang baik akan berorientasi pada kebermanfaatan yang luas. “Artinya, semakin banyak jaringan dengan lebih banyak orang yang kita rangkul, semakin banyak kebermanfaatan yang kita buat karena banyak orang yang terbantu dengan kebermanfaatan itu,” sambung mahasiswa jurusan Sastra Jawa itu.

Dalam sektor sistem, Mujab mengakui bahwa BEM UI banyak merombak sistem yang ada di satuan pengendali internal. “Kita mencoba untuk adaptasi berbagai sistem dari lembaga kemahasiswaan yang lain yang ada di UI untuk diterapkan di BEM UI,”

Sedangkan pada sektor finansial, Mujab mengutarakan bahwa finansial BEM UI cenderung struggling. Selanjutnya BEM UI sedang mencoba untuk membuat BEM UI ke depannya dapat membidik finansial dengan membuka banyak akses. Di sektor keempat, sektor citra, BEM UI mengaku masih mengandalkan sosial media yang mudah diakses oleh mahasiswa UI.

Untuk memperbaiki itu semua, Mujab memberikan empat arahan umum yang akan dilakukan BEM UI seperti meningkatkan kolaborasi, inovasi, kontribusi berbasiskan riset, dan melakukan kaderisasi untuk BEM UI 2018.

Tidak hanya itu, mahasiswa jurusan Ilmu Politik itu juga merekomendasikan tiga kunci penting untuk kepengurusan BEM UI selanjutnya dalam membangun organisasi pada masa awal kepengurusan.

Rekomendasi itu, “Memberikan fokus lebih untuk membangun kondisi internal, kemudian memberikan porsi lebih untuk mengangkat visi misi dan sebagainya, dan meningkatkan pada kesiapan infrastruktur seperti sistem kerja, keuangan, dan media,” tutup Mujab.

 

Teks: Eri Tri Anggini

Foto: Abdullah Azzam

Komentar



Berita Terkait