Grup Vokal UI Sabet Juara Pertama Kontes Menyanyi di Azerbaijan

Thursday, 03 July 14 | 07:21 WIB

Grup vokal UI, VocaGroove lewat penampilan apik dengan lantunan lagu Earth Song ciptaan Michael Jackson, yang diselingi oleh Janger Bali dan dibuka dengan cukilan tari Saman membawa mereka meraih juara 1 di ajang The 2nd International Univision Student Song Contest 2014 yang diselenggarakan Kementrian Pemuda dan Olahraga Azerbaijan pada 22 Mei 2014 di Gedung Kesenian Heydar Aliyev Sarayi, Baku, Azerbaijan.

Univision Student Song Contest adalah ajang adu suara antar mahasiswa yang diselenggarakan oleh pemerintah Azerbaijan sebagai agenda tahunan di bidang seni dan budaya. Pada tahun 2014 ini, Univision diikuti oleh 21 negara, yaitu Yordania, Brazil, Sri Lanka, Kroasia, Pakistan, Yunani, Kazakhstan, Albania, Rusia, Vietnam, Argentina, Hungaria, Belarusia, Kirgizstan, Serbia, Perancis, Estonia, Moldova, Ukraina, Azerbaijan, dan Indonesia.

Dalam kontes ini UI mengirimkan perwakilannya, VocaGroove, yang terdiri atas Jessica Jane Tampubolon, MelyssaIndah Pasaribu,Rama Dwiyana Putera, danZainun Najib.

Dhany Nugraha, alumni UI sekaligus music arranger VocaGroove, secara tertulis mengatakan bahwa penilaian kompetisi ini sendiri ditentukan oleh perwakilan juri dari masing-masing negara. Dari Indonesia, Dhany sendiri yang turun tangan menjadi juri.

Sementara untuk vokal, kostum dan koreografi VocaGroove ditangani rekan Dhany yang juga alumni UI, Mia Ismi Halida. Persiapan yang mereka lakukan satu bulan, setelah mendapatkan kepastian bahwa VocaGroove lolos pendaftaran administrasi dan diberangkatkan atas biaya akomodasi ditanggung semua oleh Pemerintah Azerbaijan.

“Karena kita udah di handle masalah biaya sama panitia di Azerbaijan. Semua biaya ditanggung pemerintah, jadi mulai dari akomodasi, tiket dan lain-lain kita nggak perlu dana dari UI” tutur salah satu anggota VocaGroove, Rama Dwiyana Putera.

Setelah melalui proses penjurian secara terbuka, malam itu Indonesia-yang diwakili oleh VocaGroove berhasil menyisihkan tuan rumah di posisi kedua dengan poin 134, dan Ukraina pada posisi ketiga dengan poin 92. VocaGroove juga berhasil mengungguli Moldova, Estonia, Prancis, Hungaria, Argentina, Vietnam, Rusia, Yunani, Brasil, Pakistan, dan puluhan negara lainnya. Keluar sebagai jawara kompetisi yang sistem penilaiannya mirip kontes menyanyi Eurovision ini, VocaGroove berhak atas hadiah uang senilai 3.000 euro atau setara dengan Rp 47 juta.

Kelompok vokal VocaGroove ini sudah berdiri sejak 2012, terdiri dari sepuluh orang anggota. Seluruhnya merupakan finalis dan pemenang ajang Bintang Pop UI, kontes menyanyi pop internal yang digelar tiap tahun di UI.

Hingga saat ini, anggota VocaGroove terdiri dari sepuluh orang. Menurut Rama, VocaGroove ini ini adalah Vokal grup UI yang diadakan dua tahun sekali untuk mempersiapkan Pekan Seni Mahasiswa Nasional. Anggota VocaGroove ini adalah finalis Bintang Pop UI yang telah lolos seleksi untuk masuk Grup Vokal UI.

“VocaGroove ini sebenernya nama Grup Vokal angkatan gue, 2012. Soalnya kalo pakai nama Grup Vokal UI kan cuma bertahan sampai dua tahun aja, makanya kami nyari nama lain,” tutur Rama.

Lebih lanjut, Rama menceritakan bahwa pendiri awal Grup Vokal ini adalah AG Sudibyo, selaku pembina. Sedangkan mengenai waktu dan tempat latihan, Rama mengaku fleksibel.

“Kita nggak ada jadwal latihan rutin, cuma kalau mau ikut kompetisi aja biasanya. Sedangkan tempat, pokoknya kalo kita akan tampil pakai nama kampus, kita biasanya minta fasilitas tempat latihan di studio perpustakaan atau di aula fasilkom. Kadang-kadang kita juga latihan di tempat pelatih, ya fleksibel lah” kata mahasiswa jurusan Sistem Informasi 2010 ini.

Selain menjadi juara pertama dalam acara ini, sejak awal berdiri, VocaGroove telah beberapa kali memenangkan lomba tingkat provinsi maupun nasional. Diantaranya Juara 1 Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Jakarta, 2012), Juara 1 Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Mataram, 2012), Juara 1 Close Up Freshformance (Jakarta, 2013), Penampilan di Indonez Napok (Hungary, 2013), Juara 2 Elfa’s New World Choir Jazz Competition (Jakarta, 2014) dan lain sebagainya.

“Sekitar 70% dari lagu-lagu yang sering kita bawain itu lebih ke tradisional. Harapannya sih lagu-lagu dan musik tradisional, bisa makin melekat di anak muda jaman sekarang. Melalui VocaGroove, kami juga sedang mengembangkan itu,” tutup Rama.

Rosi Sofiya F.A
Foto: Dok. Pribadi

Komentar



Berita Terkait

Sorot Toleransi, Talkshow dan Workshop Diadakan untuk Merawat Keberagama(a)n
Keberagamaan adalah Keseimbangan
Les Desireux & Les Desirables
Memberdayakan Masyarakat Kampung Sitanala Lewat Wirausaha Sosial