ICW Ajak Mahasiswa Kawal Isu Hak Angket KPK

Friday, 22 September 17 | 05:25 WIB

Koordinator Divisi Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch (ICW), Donal Fariz, mengajak mahasiswa untuk ikut serta mengawal isu hak angket KPK dalam konsolidasi terbuka yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), Selasa (19/9) di Pelataran Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

Konsolidasi itu dilakukan sebagai respon dari mahasiswa atas dibentuknya Pembentukan Tim Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket KPK. Pembentukan tersebut memiliki tujuan utama yaitu membuka rekaman pemeriksaan Miryam S. Haryani.

(Baca Juga: Mahasiswa dan Alumni UI Kembali Gelar Aksi Tolak Pansus Hak Angket KPK )

Namun, menurut Donal, pembentukan tim tersebut telah melampaui batas dan merupakan upaya untuk melemahkan KPK. Donal menjelaskan bahwa terbatasnya kewenangan KPK dibandingkan polisi membuat adanya kriminalisasi terhadap KPK.

“Dari segi kewenangan, KPK itu hanya bisa menyelesaikan dua tindak pidana yaitu korupsi dan pencucian uang. Sedangkan polisi, seluruh KUHP bisa ditangani. Tapi siapa yang kontrol polisi? Ga ada. Maka itulah yang terjadi, kriminalisasi terhadap KPK.”

El Lutfie selaku Kepala Departemen Kajian dan Aksi Strategis BEM UI mengatakan, upaya pelemahan terhadap KPK setidaknya terjadi tiga kali dengan adanya pengajuan revisi UU KPK yaitu tahun 2012, Oktober 2015, dan Februari 2016. BEM UI pun telah melakukan audiensi kepada beberapa fraksi DPR terkait hak angket tersebut.

“Sekitar dua minggu yang lalu, BEM UI mengirimkan audiensi kepada beberapa fraksi DPR terkait hak angket dan yang baru diterima oleh satu fraksi yaitu Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Namun ketika kami ke sana, mereka mengatakan sebetulnya PKS setuju dengan hak angketnya, tapi tidak menyepakati hak angket karena mekanismenya yang salah,” kata El Lutfie.

( Baca Juga: Adakan Aksi Lanjutan, Mahasiswa UI Kritik Kinerja KPK Lewat Audiensi ) 

Menurut Donal, upaya pelemahan KPK dapat diatasi jika mahasiswa ikut serta mendukung KPK dan mengawal isu hak angket ini.

Temen-temen mahasiswa sebagai agent of change, kalian hadir sebagai benih atau bibit untuk melawan penjabat yang korup di republik ini. Bagaimana caranya? Salah satunya adalah dukung KPK, kita lawan pelemahan terhadap KPK,” ujar Donal.

Teks: Riani Sanusi Putri

Foto: Haydr Suhardy

Editor: Eri Tri Anggini

Komentar



Berita Terkait