Kedua Pasangan Calon Ketua dan Wakil Ketua BEM UI 2019 Beberkan Evaluasi dan Inovasi untuk BEM UI

Tuesday, 20 November 18 | 07:49 WIB

Kedua pasangan Calon Ketua dan Wakil Ketua BEM UI, Manik Marganamahendra-Muhammad Rifadli dan Alfian Tegar Prakarsa-Muhammad Akbar Buana Tafsili kembali menggelar eksplorasi pada Jumat (16/11). Eksplorasi yang diadakan di Kantin Vokasi tersebut dihadiri oleh dua panelis, yaitu Galih Ramadhani dan Joanne Gratia.

Kedua pasangan tersebut memberikan evaluasi untuk BEM UI.Selain itu, mereka juga membeberkan inovasi apa yang akan mereka hadirkan untuk BEM UI 2019 nanti. Menurut Tegar, Calon Ketua BEM UI nomor urut 1, BEM UI masih membutuhkan banyak waktu untuk mengatasi isu-isu mahasiswa UI.

“Inovasi kita dengan membuat program Opinitizen untuk menampung isu yang seharusnya kita kawal. Pada tahun 2017 sudah dibuat Open Data IKM UI tapi pada tahun 2018 tidak berjalan, kami akan mencoba untuk komitmen memperbarui data IKM UI dengan membuat Smart UI,” jelasnya.Sementara itu, menurut Akbar, Calon Wakil Ketua BEM nomor urut 1, diperlukan perhatian dan apresiasi terhadap kinerja anggota BEM UI, bahkan kepada anggota BEM yang kurang aktif sekalipun. Menurut ia, adanya anggota yang kurang aktif tersebut disebabkan oleh kurangnya kedekatan antar bidang dalam BEM UI.Lalu Akbar selaku wakil dari Tegar menambahkan bahwa dalam BEM UI tidak terlihat adanya koordinasi baik yang terjalin antar anggota. Ia berharap, inovasi yang akan ia hadirkan mampu membuat koordinasi dan birokrasi menjadi lebih singkat dan efisien.

Sedangkan, dari pasangan Calon Ketua dan Wakil Ketua BEM UI nomor urut 2, Manik-Fadli, juga setuju mengenai tidak adanya alur koordinasi yang baik antara anggota inti dan staf. Selain itu, dalam BEM UI tidak ada fokus untuk menyelesaikan permasalahan isu internal kampus. “Kami akan membuat pengembangan kemahasiswaaan dan menghimpun potensi yang ada di UI,” ujar Fadli.

Kemudian, Manik-Fadli juga membeberkan beberapa evaluasi lain untuk BEM UI, diantaranya tidak adanya koordinasi dalam Adkesma terhadap bidang sosial politik, litbang yang masih belum jelas tujuannya dan koordinasi yang kurang baik antara BEM UI dengan BEM fakultas dan vokasi sehingga kegiatan yang ada tidak mempresentasikan kepentingan mahasiswa.Rencananya, Manik-Fadli akan menempatkan litbang dalam bidang internal BEM. Mereka juga akan memunculkan kembali UI Summit agar BEM UI dapat memiliki tujuan yang jelas dengan BEM fakultas dan vokasi dalam mengawal isu kampus.

Selain itu, mereka akan melakukan publikasi pada mahasiswa agar setiap aktivitas dapat dikawal dan dipertanggungjawabkan. “Kami membawa berbagai macam inovasi untuk melibatkan seluruh mahasiswa di fakultas dalam mengangkat isu agar bisa transparan,” tutup Manik.

Teks: Aniesa Rahmania Paramitha Devi

Foto: Riardi solihin

Editor: Halimah dan Kezia

#PEMIRAIKMUI2018

Komentar



Berita Terkait

BEM se-UI Mengecam Aksi Teror Anti Pemberantasan Korupsi
Berdonasi Tanpa Uang
Manusia di Balik Manusiaui
Festival Bahasa Isyarat