Kenang Massa Aksi yang Gugur, Mahasiswa UI Gelar Aksi Solidaritas

Saturday, 05 October 19 | 09:25 WIB

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (BEM FISIP UI) bersama dengan KSM Eka Prasetya dan Rahayat Hitam menggelar aksi solidaritas pada Jumat (04/10) malam di Taman Lingkar, Perpustakaan UI. Acara simbolik ini diadakan untuk mengenang gugurnya dua mahasiswa dan satu pelajar dalam aksi Reformasi Dikorupsi pada 24 September 2019 lalu. Mereka adalah Bagus Putra Mahendra, Randi, dan Muhammad Yusuf Kardawi. Dua di antara mereka yaitu Randi dan Muhammad Yusuf Kardawi merupakan mahasiswa yang meninggal akibat kekerasan aparat saat aksi. Sedangkan, Bagus Putra Mahendra gugur karena mengalami kecelakaan saat menuju Gedung DPR.

Dengan suasana redup, Salman Al Fathan selaku Ketua Departemen Kajian dan Aksi Strategis BEM FISIP UI berkesempatan membuka acara. Kemudian, berbagai pihak seperti KSM Eka Prasetya juga memberikan orasi dan pembacaan puisi. Lilin-lilin pun dinyalakan sebagai bentuk simbolik duka untuk menghargai kepergian tiga mahasiswa yang gugur dalam aksi.

“Yang mati bukan hanya jasad, tapi cinta dan kepercayaan masyarakat,” ujar Salman di sela-sela orasi dan pembacaan puisi.

Salman pun menyampaikan keresahannya mengenai aksi Reformasi Dikorupsi yang melibatkan ribuan mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat.

“Kenapa setelah 21 tahun reformasi, kenapa represi, dan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh aparat negara masih terjadi,” tutur Salman menyampaikan keresahannya.

Selain itu, Salman juga berharap khususnya kepada mahasiswa UI untuk tetap mengingat dan menghargai mereka yang gugur agar perjuangannya tidak berakhir dengan sia-sia.

 

Teks: Anggara Alvin
Foto: Anggara Alvin
Editor: Ramadhana Afida Rachman

Pers Suara Mahasiswa UI 2019
Independen, lugas, dan berkualitas!

Komentar



Berita Terkait

Tolak Undangan Jokowi, BEM se-UI Enggan Dipolitisasi
Kilas Balik Proses Evakuasi Massa Aksi Mahasiswa UI