Kini, Kampus UI Juga Punya Hari Bebas Kendaraan Bermotor

Tuesday, 21 October 14 | 04:22 WIB

Minggu pagi merupakan hari tenang bagi para sivitas UI dan masyarakat sekitarnya. Jalan-jalan di kawasan UI pun biasa dipadati oleh mereka yang hendak bersantai dan berolahraga. Kini, dengan adanya UI Car Free Day, aktivitas mereka semakin terakomodasi olehnya.

Kegiatan UI Car Free Day resmi diluncurkan pada hari Minggu, (28/09) lalu. Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menjadi pihak dibalik keberlangsungan kegiatan tersebut. Sebagai tahap percobaan, kegiatan ini baru dilaksanakan sebulan sekali.

UI Car Free Day di mulai dari pukul 05.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB. Kawasan sekitar Balairung UI menjadi titik berlangsungnya UI Car Free Day. Pada saat yang bersamaan tidak boleh ada kendaraan seperti mobil dan motor yang melintas.

Memberikan ‘ruang napas’ bagi kampus UI menjadi tujuan diadakannya UI Car Free Day. Hal ini mengingat padatnya kendaraan yang melintasi kawasan UI setiap harinya. Banyaknya kendaraan yang melintas dapat mempengaruhi kondisi lingkungan hidup di UI.

“Kendaraan yang melintas di UI berpengaruh terhadap hewan, khususnya burung yang menjadikan kawasan UI sebagai jalur migrasinya. Padahal mereka berperan penting dalam fungsi ekologis,” ujar Hilmiyah Tsabitah, Ketua Departemen Lingkungan Hidup BEM UI.

Menurutnya, UI Car Free Day juga bertujuan untuk memberikan fasilitas beraktivitas yang aman dan nyaman bagi sivitas UI. Selama berlangsungnya UI Car Free Day, orang-orang bisa melakukan kegiatan seperti senam pagi, sepeda santai, donor darah, dll. “Inti dari kegiatan dalam UI Car Free Day adalah untuk mendukung terwujudnya kampus hijau,” katanya.

Lebih lanjut dirinya berharap semua orang yang mengikuti UI Car Free Day dapat tetap menjaga kebersihan kampus UI. Oleh sebab itu, disediakan tempat sampah di berbagai titik kawasan selama kegiatan ini berlangsung.

Pelaksanaan UI Car Free Day telah mendapat persetujuan dengan pihak rektorat. Ivan Riansa, Ketua BEM UI, menyatakan bahwa SK Rektor no. 1303 terkait kebijakan green campus dalam pemakaian transportasi umum, sangat membantu dalam perizinan kegiatan UI Car Free Day.

Kegiatan UI Car Free Day juga bekerjasama dengan pihak Pembinaan Lingkungan Kampus (PLK) UI. Mereka akan terlibat dalam hal keamanan selama berlangsungnya kegiatan tersebut. Selain itu dukungan atas kegiatan ini turut diberikan oleh pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

Ivan Riansa mengatakan bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara UI Car Free Day dengan kegiatan serupa di lain tempat. “Tidak ada perbedaan. Karena pada intinya, seluruh sivitas UI dan masyarakat sekitar dapat melakukan aktivitas berolahraga dengan nyaman,” ujarnya.

Meskipun begitu, kegiatan UI Car Free Day tidak lepas dari kritikan. Khairunisa Liummah, mahasiswa Teknik Arsitektur UI, mengakatakan bahwa UI Car Free Day kurang memberi efek yang besar. Hal ini disebabkan intensitas kendaraan yang melintasi kawasan UI memang cenderung sedikit pada hari Sabtu-Minggu.

Eky Bagaskara, mahasiswa Teknik Perkapalan UI, turut berpendapat terkait kebijakan diadakannya UI Car Free Day. Menurutnya, adanya UI Car Free Day dapat menghambat mobilitas masyarakat yang hendak melintasi UI. Sebab, akses menuju UI praktis ditutup saat UI Car Free Day berlangsung, sehingga orang harus memutar dengan jarak yang relatif jauh.

Meski begitu, baik Khairunisa Liummah maupun Eky Bagaskara, sama-sama mengapresiasi kegiatan UI Car Free Day. “UI Car Free Day dapat dikatakan lancar pelaksanaannya karena semua berjalan dengan tertib,” ucap Khairunisa.

Hal positif juga diutarakan oleh Eky Bagaskara. “Acara ini dapat menjadi daya tarik bagi seseorang untuk berolahraga pagi,” imbuhnya. Ia juga berharap selama kegiatan UI Car Free Day, sepeda kuning tetap beroperasi seperti hari-hari biasa. Sebab, hal tersebut dapat membantu efektivitas kerja tanpa menghilangkan esensi dari UI Car Free Day sendiri.

Guna meningkatkan kualitas pelaksanaan UI Car Free Day, BEM UI sebagai pencetus kegiatan ini akan mengadakan evaluasi yang melibatkan seluruh sivitas UI. Masyarakat sekitar UI juga akan dilibatkan dalam evaluasi, khususnya bagi mereka yang aktivitas sehari-harinya terhambat karena adanya UI Car Free Day.

“Untuk kedepannya, diharapkan UI Car Free Day dapat berlangsung setiap minggu. Kami masih mengadvokasikan ini dengan pihak rektorat agar UI Car Free Day dilakukan secara rutin,” tutup Hilmiyah Tsabitah.

Dimas Andi Shadewo | Cahya Yoga
Foto: Hana Maulida

Komentar



Berita Terkait

Mempertanyakan Arti Rupawan