“Manusia Harus Mencintai Bakteri”

Thursday, 09 February 17 | 11:54 WIB

Dalam rangka The 6th ASEAN “Bridges”, Universitas Indonesia mengadakan dialog internasional bersama salah satu peraih penghargaan Nobel di bidang kesehatan pada tahun 1993, yaitu Dokter Sir Richard J. Roberts. Dialog tersebut mengusung tema “Why you should love bacteria” di Balairung UI pada Rabu (8/2).

Dalam presentasinya, Kepala Peneliti di New England Biolabs, Massachusetts, itu menjelaskan manfaat bakteri yang sering dianggap merugikan.

“Anda akan menemukan bakteri di mana pun, bahkan dalam setiap jengkal tubuh. Tapi mereka memiliki manfaat yang luar biasa,” ujar Roberts.

Menurut Roberts, manusia harus mencintai bakteri sebab tanpa bakteri manusia tidak akan bertahan hidup. Ia menjelaskan, bakteri merupakan mikroorganisme yang memiliki daya tahan luar biasa. “Mereka (bakteri –red) mampu beradaptasi dalam suhu ekstrem dan berbagai kondisi,” ujarnya.

Selain itu, Roberts juga memaparkan pemakaian antibiotik dapat menjadi faktor penyebab bakteri-bakteri tertentu semakin berbahaya. Hal ini disebabkan karena sifat bakteri yang semakin resisten sehingga dibutuhkan penanganan yang efektif.

Menurutnya, dengan mempelajari bakteri, manusia dapat menemukan berbagai rahasia kehidupan seperti penyembuhan berbagai penyakit dan mendeteksi medan magnet.

Pria yang dianugerahi gelar Profesor Doktor Honoris Klausa oleh UI ini telah melangsungkan The 6th ASEAN “Bridges” sejak Januari di beberapa negara Asia Tenggara seperti Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

 

Teks: Oktaviani S dan Eliza Pricilia Purba

Foto: TV UI

Editor: Eri Tri Anggini

Komentar



Berita Terkait