Mapres Utama Program Vokasi UI Bantu Kontrol Emosi Anak Dengan Flanasi

Wednesday, 11 April 18 | 11:51 WIB

Cahya Ramadani Renhoran yang dinobatkan sebagai Juara I Mahasiswa Berprestasi (Mapres) Program Pendidikan Vokasi pada Jumat (6/4) membuat produk interaktif dan bermanfaat yang ditujukan untuk anak usia dini atau setara dengan usia anak pendidikan PAUD (2-6 tahun). Produk yang ia buat terinspirasi oleh film Inside Out yang menekankan zona emosi dengan menggunakan flashcard empat warna berbeda yang diberi nama Flashcard Zona Emosi (Flanasi). Flashcard merah menunjukkan emosi yang meledak-ledak seperti kemarahan dan ketakutan, flashcard kuning menunjukkan emosi kewaspadaan terhadap kemarahan seperti emosi yang menunjukkan iri hati, flashcard hijau menunjukkan kebahagiaan, dan flashcard biru menunjukkan kesedihan dan kebosanan.

“Manfaat dari produk ini adalah membantu mengajarkan anak usia 6-12 tahun untuk mengenal dan mengontrol emosi sejak dini agar saat menginjak usia selanjutnya akan merasa lebih mudah dan dewasa untuk mengontrol emosinya kelak,” ujar mahasiswi Program Studi Okupasi Terapi tersebut.

Selanjutnya, bentuk flashcard pun dimodifikasi sedemikian rupa agar terlihat lebih interaktif bagi anak dan tidak terlihat kaku serta membosankan. Selain itu, adapula boneka tangan yang memiliki empat warna berbeda dan dilengkapi kantung untuk menaruh flashcard.

Adapun Flashcard itu berfungsi untuk memberikan kalender mingguan agar setiap anak dapat menempelkan stiker yang warna stikernya menunjukkan emosi anak. Misalkan, jika anak merasa marah maka ia akan menempelkan stiker berwarna merah pada kalender mingguannya dan orang tua anak dapat meninjau kalender mingguan sang anak serta boneka tangan pun dapat digunakan untuk sarana interaktif orang tua dalam membacakan dongeng yang mengangkat sisi emosional anak agar pengenalan dan pengontrolan emosi anak semakin baik.

Kemudian, Cahya juga akan mewakili Universitas Indonesia (UI) pada ajang Mahasiswa Berprestasi Program Vokasi pada tingkat nasional. Cahya mengaku bersyukur dan terharu ketika dinobatkan menjadi Juara I Mahasiswa Berprestasi Program Pendidikan Vokasi UI. Ia merasa jika keinginan untuk mengikuti ajang Mahasiswa Berprestasi belum dirasakannya ketika menjadi mahasiswa baru, namun ia merasa termotivasi mengikuti ajang Mahasiswa Berprestasi saat menjalani semester dua di perkuliahannya.

Tak hanya itu, Cahya juga mengaku memiliki banyak kendala saat mempersiapkan ajang Mahasiswa Berprestasi tersebut, salah satunya jadwal perkuliahan yang padat, mengingat Program Pendidikan Vokasi menerapkan SKS tambahan untuk mata kuliah yang bersifat praktikum. Ia juga memasuki masa persiapan mahasiswa untuk melakukan magang yang membuatnya cukup sulit mengatur waktu antara perkuliahannya di kelas dengan persiapan mengikuti ajang Mahasiswa Berprestasi.

Kemudian, ketika ditanya mengenai perbedaan kriteria seleksi Mahasiswa Berprestasi untuk tingkat sarjana dan diploma, ia menjawab bahwa kriteria seleksi antara Mahasiswa Berprestasi tingkat Sarjana dan Diploma tidak berbeda. Kriteria seleksi Mapres terdiri dari membuat makalah dan presentasi, kemampuan berbahasa Inggris, dan Curriculum Vitae (CV). Namun yang membedakan hanyalah pada makalah dan presentasi pembuatan produk. Jika kriteria seleksi tingkat sarjana menekankan teori dan konsep pada makalah dan presentasinya, maka kriteria seleksi tingkat diploma menekankan pada teknis pembuatan produk untuk makalah dan presentasinya.

Lalu, Cahya berpesan kepada mahasiswa-mahasiswi Program Pendidikan Vokasi UI lainnya untuk terus meningkatkan prestasi. “Untuk teman-teman mahasiswa teruslah tingkatkan prestasi yang tidak hanya memberikan kebanggaan bagi diri sendiri namun juga memberikan manfaat bagi orang di sekitar kalian,” pungkasnya.

Teks: Legia Nurul Azmi
Foto: Istimewa
Editor: Halimah dan Kezia

Komentar



Berita Terkait

Klarifikasi Kedua Pasang Calon Ketua dan Wakil Ketua BEM UI 2019 Terkait Sokongan Dana
Calon MWA UI UM 2019 Utarakan Pendapat Pemindahan Bedeng dan Transparansi Kinerja Rektor
Eksplorasi Pemira di FT UI: Kedua Paslon BEM UI 2019 Paparkan Gagasan Perihal Komersialisasi Lahan Parkir
Calon MWA UI UM 2019 Ungkap Pendapatan FEB UI