Modernisasi Parkir Kampus, UI Gunakan Sistem Secure Parking

Friday, 28 June 19 | 07:01 WIB

Dibangunnya beberapa palang pintu parkir di pintu-pintu utama keluar masuk kendaraan menuju kampus Universitas Indonesia (UI) Depok, menuai pertanyaan sebagian besar mahasiswa. Untuk mengetahui kejelasannya, Suara Mahasiswa menyambangi Stasiun UI yang tengah dipasang palang pintu parkir dan bertemu dengan Kurniawan selaku Pimpinan Lokasi Secure Parking UI Depok.

Ketika ditanya perihal kegiatan pembangunan palang pintu parkir yang dilakukan serentak di beberapa titik, Kurniawan menjelaskan bahwa ini adalah bentuk kerjasama pihak UI dengan Secure Parking selaku penyedia jasa pengelolaan perparkiran.

“Iya kerjasama. Kan kita kemaren ada tender, kita masukin tender, yaudah Secure Parking yang menang. kita ditugaskan ama UI untuk masang, yaudah kita pasang. Berdasarkan permintaan dari UI juga,” papar Kurniawan.

Saat Suara Mahasiswa meminta keterangan Direktorat Pengelolaan dan Pemeliharaan Fasilitas (DPPF) UI selaku pihak UI terkait, DPPF UI mengarahkan untuk mengambil informasi dari laman parkir.ui.ac.id. Mengutip dari situs web parkir.ui.ac.id, UI menyatakan alasannya menelurkan kebijakan modernisasi perparkiran ialah untuk membatasi kendaraan parkir serta area parkirnya. Althof, Majelis Wali Amanat (MWA) UI unsur mahasiswa juga menyatakan hal serupa.

“Itu awalnya muncul dari niat mengurangi kendaraan bermotor di dalam kampus dan sebagai wujud implementasi green campus,” jelasnya.

Terkait tarif, DPPF UI membuat klasifikasi dalam hal penerapannya dan dimuat dalam laman parkir.ui.ac.id. Untuk Dosen, Staf UI, Karyawan Lembaga dan Mitra UI diberlakukan sistem langganan dan dibayarkan tiap semester. Nominal tarif untuk motor mulai dari Rp. 50.000-Rp. 100.000/semester. Sementara mobil mulai dari Rp. 75.000-Rp. 150.000/semester. Sedangkan mahasiswa yang membawa motor dikenakan tarif Rp. 2000/dua jam dan Rp.1000 untuk jam selanjutnya. Untuk mobil, mahasiswa harus membayar Rp. 4000/dua jam dan Rp. 2000 untuk jam berikutnya.

Untuk tarif batas maksimum mobil mahasiswa ialah Rp.10.000. Sedangkan untuk motor, UI dalam situs webnya menetapkan tarif di atas yang biasa diterapkan Secure Parking dengan selisih tarif Rp.1000. Berikut keterangan dari pimpinan lokasi sekaligus supervisor pembangunan palang pintu parkir Secure Parking di UI Depok.

“Rp. 2000 sejam pertama. Batas maksimum Rp. 4000, 24 jam dah tu,” jelas Kurniawan.

Sedangkan tarif parkir untuk umum yang diterapkan UI ialah Rp. 2000 untuk motor dan Rp. 4000 untuk mobil kecil. Batas maksimum tidak diberlakukan untuk umum. Agar terhindar dari tarif umum, Dosen, Staf UI, Karyawan Lembaga dan Unit UI serta mahasiswa diharuskan untuk mendaftarkan kendaraannya ke sistem parkir UI serta melengkapi berkas. Kendaraan akan terbebas dari tarif parkir umum setelah status pendaftaran kendaraan diterima.

Akan tetapi, untuk masyarakat UI dan umum yang berada di dalam kampus UI Depok dengan durasi di bawah sepuluh menit, tidak akan dikenakan tarif. Namun UI menerapkan durasi yang lebih singkat daripada Secure Parking dalam hal ini.

“Tapi kayanya masih ada ini deh, namanya kita grace periode. Jadi untuk masyarakat yang numpang lewat doang kan, itu ada freenya selama lima belas menit. Tapi kalo mahasiswa berlaku juga deh batas lima belas menit,” terang Kurniawan.

Perihal metode pembayaran, Secure Parking menerima pembayaran tunai dan non tunai. Alat pembayaran non tunai yang didukung pun tidak hanya Tapcash, melainkan Brizzi, Emoney dan Flazz.

“Itu misalnya mereka ngetap pake Tapcash kan, itu buat buka palangnya. Bayar tetep bisa pake Emoney, tetep bisa pake Flash. Kalo misalnya saldonya gak ada nih di Tapcash-nya, yaudah bisa bayar cash, bisa potong pake Emoney bisa pake Flash. Sebenarnya di lokasi lain tuh kita baru pake Flash, sama Emoney, ama Brizzi. Kalo Tapcash, baru di UI ini. Kita sediain kasir di pos-pos keluar, buat bantu transaksi keluarnya (-red tunai dan non tunai),” pungkas Kurniawan.

Kurniawan menambahkan, selain memasang palang pintu parkir di Stasiun UI, Stasiun Pondok Cina, Kukusan Teknik, Kukusan Kelurahan, Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) dan Tugu Buku UI, pihaknya juga akan merapikan perparkiran fakultas.

“Nanti kan markah-markah jalannya kan kita (-red Secure Parking) cat ntar. Misalnya arah belok kiri, nanti panah belok kirinya kita cat. Untuk merapikan doang sih. Ya gitu aja, engga dikorek-korek lagi (-red sistem parkirnya),” ungkap Kurniawan.

Mengenai kemungkinan pengenaan tarif parkir fakultas setelah dikenai biaya parkir di pintu-pintu utama UI, pihak DPPF UI belum bersedia dimintai keterangan. Sementara untuk uji coba sistem perparkiran baru kerjasama UI dengan Secure Parking akan dilaksanakan tanggal satu Juli 2019.

“Kita live system tanggal 1 Juli, Secure Parking udah mulai beroperasi,” tutup Kurniawan.

Teks : Nurul Istikomah
Foto : Anggito Zhafranny
Editor : Muhamad Aliffadli

Pers Suara Mahasiswa UI 2019
Independen, lugas, dan berkualitas!

Komentar



Berita Terkait