OKK UI 2016: Tanamkan Nilai Inisiatif dan Kreatif dalam Berbagai Bidang

Tuesday, 16 August 16 | 12:05 WIB

Orientasi Kehidupan Kampus Universitas Indonesia (OKK UI) 2016 dihelat di Balairung UI, Depok, pada Jum’at dan Sabtu (12—13/8) lalu. Acara yang dihadiri sekitar 8000 mahasiswa baru UI tersebut mengusung tema “Momentum Perayaan Insan Akademis Menuju Kontribusi Tanpa Batas”.

Melalui tema tersebut, acara ini lebih menitikberatkan pada pembentukan mahasiswa yang berprestasi dalam berbagai segi, baik akademis maupun non-akademis.

Jessica Nadya Ogesveltry, Wakil Ketua Pelaksana OKK UI 2016 menegaskan, pihaknya ingin mahasiswa baru UI mampu berprestasi tidak hanya di bidang akademis saja, melainkan juga dalam bidang lainnya.

“Mungkin yang kayak hobi seperti seni, bidang sastra, dan bidang lainnya di luar akademis,” ujar mahasiswa asal Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI tersebut.

Mahasiswa yang akrab dipanggil Jeje tersebut menjelaskan, sebelum OKK UI 2016 dimulai, mahasiswa baru diwajibkan untuk mengerjakan beberapa tugas kelompok dan individu.

Meski begitu, ada yang berbeda pada penyelenggaraan OKK UI di tahun ini. Pasalnya, terdapat sekitar 800 mentor yang siap menemani mahasiswa baru dalam mengerjakan tugas. “Jadi mentor ini akan membantu mereka dalam menyelesaikan tugas, kemudian materi-materi disampaikan oleh mentor jadi mereka bisa lebih bebas untuk tanya,” ungkap Jeje.

Suasana OKK UI di Dalam Balairung UI

Suasana OKK UI di Balairung UI

OKK UI 2016 juga berusaha mengedepankan nilai-nilai inisiatif dan kreatif yang direalisasikan dalam bentuk tugas kelompok. Mahasiswa baru diminta untuk melakukan aksi sosial dengan menebar kebahagiaan untuk orang lain melalui senyuman dan mengabadikannya lewat jejaring sosial.

Selain itu, Jeje juga menyatakan bahwa OKK UI 2016 berusaha menampilkan bentuk orientasi pendidikan kepada mahasiswa tanpa kekerasan.

Dirinya menerangkan, ketika ada mahasiswa baru melakukan, akan ada perlakuan dari seniornya, dalam hal ini adalah pihak panitia. Meski begitu, perlakuan tersebut lebih berbentuk motivasi dan tanpa kekerasan.

“Kita harus menunjukkan bahwa kalian udah mahasiswa. Seharusnya tidak seperti itu. Seharusnya bisa lebih baik,” terangnya.

Senada dengan Jeje, Diniyah Indah Fahmi Putri, mahasiswa baru Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI, berpendapat bahwa OKK UI tahun ini sudah ideal bagi pesertanya. Hal tersebut disebabkan adanya materi-materi pengenalan kampus yang disampaikan dengan cara yang positif.

Dari penyelenggaraan OKK UI 2016, Dini juga mendapat pelajaran bermakna, “Kita (mahasiswa—red) harus belajar untuk bisa bertanggung jawab lagi,” imbuhnya.

Pendapat yang sama disampaikan oleh Jessica Adeline Soedarsono, mahasiswa baru Fakultas Teknik (FT) UI 2016. Ia menilai bahwa OKK UI 2016 mengajarkan bagaimana menjalani proses peralihan dari siswa menuju mahasiswa. “Jadi benar-benar tahu (kehidupan) mahasiswa itu begini,” pungkasnya.

 

Teks     : Eri Tri Anggini

                Huda Shidqie

                Oktaviani Satyaningtyas

Foto     : Ghaziani Khairunnisa 

Editor  : Dimas Andi Shadewo

 

 

Komentar



Berita Terkait