Pemerintah Rencanakan Susun Kamus Bahasa Isyarat Terbaru

Monday, 29 February 16 | 09:13 WIB

“Kami menyarankan kepada Direktur PKLK (Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus) dan semua pihak yang terkait agar mengakomodasi Asosiasi (Tuli) untuk memasukkan kosakata dan lema BISINDO (Bahasa Isyarat Indonesia) ke dalam kamus yang kita sepakati bersama,” ujar Dadang Sunendar, Kepala Badan Bahasa kepada Suaramahasiswa.com saat ditemui di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kemendikbud di Sawangan, Depok, Jawa Barat, Minggu (21/2).

Ia juga menyarankan pada Kongres Bahasa selanjutnya dibuat komisi khusus untuk bahasa Isyarat.

Sebelumnya, saat ditemui di Kemendikbud beberapa waktu lalu, ia mengharapkan penyusunan Kamus Bahasa Isyarat edisi terbaru, “Semoga dapat menjawab kegelisahan teman-teman Tuli,” ungkapnya.

Ada dua jenis bahasa isyarat di Indonesia yaitu SIBI dan BISINDO. SIBI (Sistem Bahasa Isyarat Indonesia) ialah sistem bahasa isyarat buatan yang dibuat pemerintah pada 1994 silam untuk mengakomodasi kebutuhan Bahasa Isyarat di Indonesia.

Adapun BISINDO adalah bahasa isyarat alami yang dikembangkan oleh Komunitas Tuli. Keduanya memiliki Sistem Bahasa Isyarat dan kosakata yang berbeda.

Mengenai problema Bahasa Isyarat di Indonesia selengkapnya di Majalah Suara Mahasiswa UI #32 yang segera terbit.

Anggino Tambunan

Foto : Ivana Raharja

Editor : Nurhikmah Octaviani

Komentar



Berita Terkait

MEA 2015: Ajang Kompetisi Kualitas Tenaga Kerja
Persepsi Keliru Soal MEA 2015
Standardisasi Tenaga Kerja Terampil Indonesia Menuju AEC 2015
AEC 2015: Mampukah Kesehatan Indonesia Bersaing?