Peringati Hari Pendidikan, Mahasiswa UI Sampaikan 5 Tuntutan ke Rektor

Tuesday, 02 May 17 | 04:24 WIB

Hari ini, Selasa (2/5) dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, mahasiswa UI menggelar parade untuk mengajukan lima tuntutan kepada Rektor, Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met.

Tuntutan tersebut berupa pencabutan Surat Keputusan (SK) Rektor No. 25 tahun 2017 mengenai tarif biaya pendidikan Non reguler S-1, wujudkan biaya pendidikan program profesi yang berkeadilan, wujudkan adanya transparansi dan pelibatan mahasiswa dalam pembuatan kebijakan, penghapusan pengosongan Isian Rencana Studi (IRS) terhadap mahasiswa yang telat membayar biaya operasional pendidikan, dan hapuskan berkas pendaftaran pada BOPB kelas 4.

Parade dihadiri oleh BEM UI, BEM FISIP, BEM FIB, BEM FT, BEM GK, BEM FKG, BEM VOKASI, BEM FEB, BEM FIK, BEM FMIPA, BEM FKM, BEM FF, BEM FH, BEM FASILKOM, BEM FIA UI, Front Mahasiswa Nasional (FMN) UI, SEMAR (Serikat Mahasiswa Progresif) UI, PEKA (Peduli Kampus) UI, dan PMII UI.

Menanggapi salah satu tuntutan, Muhammad El Luthfie Arif selaku Ketua Departemen Kajian dan Aksi Strategis (Kadep Kasrat) mengutarakan ketidakjelasan bidang Profesi di UI.

“Profesi di UI sendiri itu gak jelas (biaya, pengelolaan, fasilitas -red) pun pengenaan biaya buat mahasiswa juga gak berkeadilan. Contohnya kayak di ff yg diconvert jadi 0-11 padahal tadinya 0-7,5,” jelas El.

 

Menurut Rico Novianto sebagai MWA UI UM, ia pun tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan tentang SK rektor mengenai kenaikan biaya vokasi dan profesi. Adapun ketika ditanya lebih lanjut mengenai aksi lanjutan, ia menyerahkan hasil akhir keputusan kepada seluruh ketua BEM.

“Harapan kami semoga Pak Rektor mau menemui dan mendengarkan keluh kesah kami,” ujar Reynaldi Ikhsan, Koordinator Bidang Sosial dan Politik (Koorbid Sospol) BEM UI.

Teks: Legia Nurul, Kezia Estha, Abdulloh Azzam

Foto: Diana 

Editor: Eri Tri Anggini

Komentar



Berita Terkait