Pilrek UI: Seleksi Calon Rektor akan Melibatkan Mahasiswa

Wednesday, 21 May 14 | 04:06 WIB

Pemilihan Rektor Universitas Indonesia tahun ini akan melibatkan perwakilan mahasiswa dalam penjaringan dan penyeleksian calonnya. Kabar bahagia ini diputuskan dalam rapat Panitia Khusus Pemilihan Rektor MWA UI, Selasa (13/5/2014) lalu.

Perwakilan mahasiswa akan masuk dalam Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Rektor (P3CR) yang bertugas mengidentifikasi dan merekomendasikan sejumlah nama calon Rektor yang akan disodorkan ke Majelis Wali Amanat UI untuk dipilih.

“Ini pertama kali mahasiswa dilibatkan sejak awal proses pemilihan Rektor UI. Sebelumnya, hanya pada proses akhir. Itu pun hanya dijadikan faktor pertimbangan,” kata Ketua MWA Unsur Mahasiswa UI 2014, M. Amar saat ditemui suaramahasiswa.com, Senin (19/5).

Mengenai tata cara pendaftarannya, Amar menerangkan, hal itu akan dibahas lebih lanjut pada rapat kedua Pansus Pilrek hari ini, (21/5). Dia berharap aturan ini sudah bisa ditetapkan esok hari, (22/5).

“Sedang dalam proses. Hasilnya akan kami umumkan hari Sabtu besok, (24/5),” katanya.

Mengenai syarat, merujuk pada Statuta UI Pasal 32 Ayat 3, anggota P3CR harus memenuhi syarat: berintegritas, profesional, memiliki kompetensi yang diperlukan, tidak memiliki konflik kepentingan, tidak berafiliasi dengan parta politik, memiliki jejaring yang luas, berkomitmen untuk kepentingan UI.

“Sebisa mungkin akan dipilih mahasiswa yang tidak memiliki ‘warna’,” jelas Amar.

Dengan masuknya perwakilan mahasiswa sebagai anggota P3CR, maka ada empat unsur yang akan menjadi anggotanya: Dosen, pegawai, masyarakat dan mahasiswa.

Ditanya kemungkinan Rektor dipilih dengan sistem Pemilihan Raya, Amar mejawab ragu. Pertama, ini tidak ada di Statuta UI. Kedua, melihat Pemira tahun 2013 lalu, tingkat keikutsertaan mahasiswa masih kecil. “Akan ada banyak suara bebas yang bisa dimainin.”

Terbuka

Kepada suaramahasiswa.com, Amar menjelaskan, selama ini ada salah pengartian dalam pengertian penjaringan calon rektor dalam Statuta UI Pasal 32. Penjaringan ini, imbuhnya, sering diartikan sebagai sistem tertutup yang memberikan kewenangan penuh pada P3CR untuk mencari dan menyeleksi calon Rektor.

Amar menganggap sistem ini belum bisa diterapkan di UI. Khawatir tim kecil ini selektif sesuai dengan kelompok dan kepentingannya, maka pada rapat Pansus Pilrek, 13 Mei lalu, ditetapkan pula proses penyaringan dan penjaringan akan dilakukan secara terbuka.

“Selain mencari, panitia juga akan membuka pendaftaran buat mereka yang mau nyalon,” lanjutnya.

Saat ini, proses Pemilihan Rektor masih pada tahap penggodokan tata tertib oleh MWA. Sesuai rencana, bulan Juli nanti tata tertib ini akan selesai dan disosialisasi. Bulan Agustus proses penjaringan dan pendaftaran calon Rektor akan dibuka. MWA menargetkan bulan Desember tahun ini Rektor baru UI akan terpilih.

Rosseno Aji
Foto: Hana Maulida

Komentar



Berita Terkait

BEM UI dan KPU Adakan Program Pindah Memilih untuk Mahasiswa Rantau UI
Musala Teknik Next Level Resmi Lewati Renovasi
Calon Anggota MWA UI UM 2019 Beberkan Lima Janji Setelah Terpilih
Ditanya Perihal Koordinasi, Calon Anggota MWA UI UM 2019 Pastikan Bentuk Koordinasi yang Jelas