Potret Indonesia Timur dalam Novel Lukisan Tanpa Bingkai

Sunday, 01 March 15 | 11:11 WIB

Kamis (26/2), bertempat di Auditorium gedung 1 Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UI, Teater Sastra UI menggelar diskusi terbuka mengenai novel “Lukisan Tanpa Bingkai” karya Ugi Agustono.

Acara dimulai dengan pemutaran film dokumenter yang menunjukan eksotisme burung cendrawasih yang merupakan hewan khas Papua. Sebab, novel ini mengambil latar yang menceritakan bagaimana kondisi Indonesia bagian timur yang dibingkai dalam balutan unsur fiksi sastra

Selain dihadiri oleh Ugi Agustono, turut hadir I. Yudhi Soenarto selaku pendiri Teater Sastra UI yang memoderatori diskusi. Hadir pula Ir. Eka Fuadi, MBA,. MSc selaku Wakil Direktur Pengembangan Daya Tarik Wisata.

Membuka diskusi, I. Yudhi Soenarto mengatakan, “Indonesia timur adalah daerah yang cukup jarang diangkat dalam novel,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ugi menceritakan mengenai kisah Neji dan Lola yang merupakan anak muda dari perkotaan yang dipertemukan di Labuan Bajo. Ugi juga banyak mengungkapkan kisah mengenai kondisi Indonesia timur, keindahan alamnya, hingga suka duka anak pedalaman.

“Saya bangga pernah berada di pedalaman,” ungkap Ugi yang merupakan alumni STIE Perbanas Surabaya, jurusan Akuntansi.

Serujuk dengan Ugi, Eka Fuadi juga berpendapat bahwa alam Indonesia timur memang sangat indah. Eka mengatakan, jika dibandingkan dengan alam Singapura atau Australia, “Tentulah tidak ada apa-apanya,” ujarnya.

Melalui novelnya, Ugi berharap anak muda Indonesia yang tinggal di perkotaan lebih mengenal Indonesia.

“Saya ingin anak-anak muda di Indonesia, khususnya di perkotaan, dapat mengetahui Indonesia dengan menyeluruh,” tuturnya.

Teks dan foto: M. Fachrizal Helmi

 

 

 

 

 

Komentar



Berita Terkait

Moderasi di Tengah Polarisasi
Festival Bahasa Isyarat
Eksplorasi FIB UI: Kedua Paslon BEM UI Beri Pandangan Isu Kekerasan Seksual
Keberagamaan adalah Keseimbangan