Rektor UI Terpilih 2019-2024 Akan Perkuat Kerjasama dan Ubah Metode Pengajaran

Thursday, 26 September 19 | 03:06 WIB

Pemilihan Rektor Universitas Indonesia sudah mencapai puncaknya setelah Ari Kuncoro terpilih sebagai Rektor Universitas Indonesia pada periode 2019-2024. Pemilihan dilaksanakan pada hari ini (25/9).

Ari Kuncoro mendapatkan suara terbanyak dengan 16 suara, dilanjutkan oleh Abd Harris dengan 7 suara, dan Budi Wiweko dengan 0 suara.

Setelah diwawancarai oleh tim dari Suara Mahasiswa UI, Ari Kuncoro memiliki perencanaan dalam masa kepemimpinannya untuk meningkatkan kerjasama dengan universitas dalam maupun luar negeri agar menciptakan lulusan yang lebih adaptif.

“Jadi semuanya punya visi yang sama, univ harus berubah. Tidak bisa hanya menggunakan penelitian dan pengalaman yang sama. Kita harus (memiliki-red) kolaborasi baik antar universitas dalam negeri maupun universitas luar negeri. Karena apa? Sumber daya kan terbatas, nah dengan kerjasama kita bisa meningkatkan efek jejaring yang hasilnya lebih besar daripada kalau sendirian,“ tutur Rektor UI yang merupakan dosen di Fakultas Ilmu Ekonomi dan Bisnis UI.

Selain itu, beliau juga merencakan untuk mengubah sistem pengajaran di dalam kurikulum pendidikan tinggi Universitas Indonesia.

“Berarti ada juga perubahan kurikulum, perubahan kurikulum membutuhkan perubahan cara mengajar. Dan itu bagaimana caranya kita butuh cara pandang yang baru,,” tegasnya.

Ia pun juga memiliki fokus untuk menggunakan sumber data dalam pengambilan kebijakan dalam masa kepemimpinannya

“Ya kami akan meningkatkan kerjasama dulu, kemudian pengambilan kebijakan dengan data. Datanya kita olah baru kebijakan, kemudian kita penelitian dulu. Mempererat hubungan dengan semua fakultas di universitas kita,” tutupnya.

Teks: Kezia Estha & Trisha D.
Editor: M. Aliffadli
Foto: medcom.id

Pers Suara Mahasiswa UI 2019
Independen, lugas, dan berkualitas!

Komentar



Berita Terkait

Debat Calon Rektor UI 2019: Ajang Adu Argumen Perihal Biaya Pendidikan