Soal Regenerasi Panitia, Ketua Pemira IKM UI Akui Kurangnya Pastisipasi Mahasiswa

Saturday, 11 November 17 | 11:33 WIB

Mirza Amadea, Ketua Pelaksana Pemilihan Raya (Pemira) IKM UI memaparkan kurangnya partisipasi mahasiswa dalam pencalonan Ketua Pelaksana Pemira IKM UI. Pasalnya, saat tenggat akhir masa perekrutan Calon Ketua Pelaksana Pemira IKM UI 2017, tidak ada satupun mahasiswa yang mendaftar.

(Baca Juga: Ralat Hasil Sidang Verifikasi Kedua, Panitia Pemira IKM UI Loloskan Bakal Calon Anggota MWA UI UM )

“Kalau menurut Dea sih pandangan Dea sendiri ini memang turunnya tingkat partisipasi mahasiswa yang lebih ke arah sana ya. Maksudnya bukan dari (standar -red) tinggi sampai ga ada, tapi memang tidak ada yang mendaftar, kayak gitu, untuk tim Pemira,” paparnya.

Perekrutan Ketua Pelaksana Pemira IKM UI dinaungi langsung oleh Komisi Kelembagaan dan Suksesi di bawah DPM UI. Selain perekrutan Ketua Pelaksana Pemira IKM UI, komite tersebut juga bertanggung jawab atas perekrutan Komite Pengawas. Sayangnya, Komite Pengawas juga tidak ada yang mendaftar.

“Yaudah mulai dari situ menjelajah, mencari orang-orang dengan list yang Dea tahu dari PO tahun lalu dan orang yang Dea temui itu dia biasanya ngasih rekomendasi. Dea cari lagi itu sekitar belasan hampir 20 orang yang Dea temui,” ujar Dea saat ditanyai perihal perekrutan Ketua Pelaksana Pemira.

Tambahnya, “Mungkin ketika aku hubungin mereka sangat mudah, ketika ngobrol welcome-welcome saja cuma sampai di akhir diajak itu ga semuanya mau dan ada yang menggantung itu ada, ada yang langsung iya ada, jadinya itu bentuknya beda-beda,” saat ditemui pada Jumat (13/10) lalu.

Selanjutnya, dengan begitu, internal DPM UI mengadakan diskusi dan musyawarah untuk menentukan Ketua Pelaksana sehingga terpilihlah Mirza Amadea sebagai Ketua Pelaksana Pemira IKM UI 2017.

Mengenai mekanisme terpilihnya sebagai Ketua Pelaksana Pemira IKM UI, mahasiswa Ilmu Sejarah 2013 tersebut menjelaskan bahwa ia terpilih tidak melalui sistem uji kelayakan dan kepatutan, melainkan melalui sistem pengumpulan kelengkapan berkas administrasi sebagai prasyarat Ketua Pelaksana.

Ke depan, Dea ingin mengubah cara berpikir orang mengenai Pemira IKM UI sekaligus membawanya menjadi kepanitiaan yang tidak lagi trauma dalam menghadapi berbagai masalah tahunan.

(Baca Juga: Ketua Pelaksana Pemira IKM UI Beri Penjelasan Soal Tidak Lolosnya Wanda-Sayyid )

“Biasanya kepanitiaan Pemira itu kepanitiaan yang cukup seksi, cukup panas gitu kan beda dengan kepanitiaan OKK, kepanitiaan PSA MABIM yang kebanyakan isinya senang-senang. Ya memang sih di Pemira kita senang-senang dengan pesta demokrasi tapi biasanya persaingan antar calon itu sangat terlihat gitu dan kebanyakan Pemira itu capek dan sebagainya,” ungkap Dea.

 

Teks: Huda Shidqie dan Kezia Estha

Foto: Diana

Editor: Eri Tri Anggini

Komentar



Berita Terkait