Tuntutan 2 Mei Ditolak Rektor, Mahasiwa UI Gelar Aksi Lanjutan dengan Modifikasi Tuntutan

Thursday, 11 May 17 | 08:38 WIB

Aksi yang bertepatan dengan agenda Evaluasi Rektor itu, mahasiswa membawa 4 tuntutan. Tuntutan tersebut merupakan hasil modifikasi dari tuntutan yang dibawa dalam aksi pada (2/5) lalu.

(Baca Juga: Rektor UI Tolak Semua Tuntutan Mahasiswa )

Salah satu tuntutan hasil modifikasi dalam aksi kemarin adalah pencabutan Surat Keputusan (SK) Rektor Nomor 25 Tahun 2017 mengenai tarif biaya pendidikan nonreguler S-1. Tuntutan tersebut diubah menjadi evaluasi fenomena pelibatan mahasiswa dalam kenaikan biaya kuliah tahun 2017.

Selain itu, tuntutan mengenai penghapusan pengosongan Isian Rencana Studi (IRS) terhadap mahasiswa yang telat membayar Biaya Operasional Pendidikan (BOP) diubah menjadi peringatan awal untuk sistem pengosongan Isian Rencana Studi (IRS).

Dalam aksi kemarin, tuntutan penghapusan Biaya Operasional Pendidikan Pilihan (BOPP) diubah menjadi penghapusan Biaya Operasional Pendidikan Pilihan (BOPP) serta pengembalian sistem Biaya Operasional Pendidikan Berkeadilan (BOPB) tanpa menyertakan persyaratan berkas untuk kelas 4.

Di samping  itu, mahasiswa juga menuntut penerapan mekanisme Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk Program Vokasi.

(Baca Juga: Satu Tuntutan Mahasiswa Diterima Rektor )

Ali Zinal Abidin selaku Ketua BEM FISIP UI menanggapi salah satu modifikasi tuntutan berupa ketidakjelasan mengenai pelibatan mahasiwa dalam penentuan biaya kuliah tahun 2017.

“Waktu itu Pak Rektor bilangnya udah melibatkan dari pihak mahasiwa Vokasinya, bilangnya udah diskusi dengan mahasiwa tapi ketika kita konfirmasi dengan BEM Vokasi, sebenarnya belum ada,” ujar Ali.

Dalam hal ini, Reynaldi Ikhsan, Koordinator Bidang Sosial dan Politik (Korbid Sospol) BEM UI menjelaskan bahwa modifikasi tuntutan merupakan refleksi hasil aksi 2 Mei ditolaknya semua tuntutan oleh Rektor UI.

“Modifikasi tuntutan dilakukan setelah dilakukan pengkajian ulang oleh tim kajian, dengan harapan agar tuntutan lebih kuat dan didengarkan oleh rektor,” jelasnya.

 

Teks dan Foto: Halimah Ratna Rusyidah
Editor: Eri Tri Anggini

Komentar



Berita Terkait