UI Fasilitasi Pencarian Kerja Lewat UI Career & Scholarship Expo XIX

Sunday, 01 March 15 | 01:13 WIB

Career Development Center (CDC) UI kembali mengadakan UI Career & Scholarship Expo untuk yang ke-19 kalinya di Balairung UI.  Pameran yang berlangsung dari tanggal 26-28 Februari 2015 itu diikuti oleh 76 perusahaan dan sebelas lembaga dan universitas pemberi dana beasiswa dari dalam dan luar negeri.

Beberapa perusahaan yang ikut membuka booth dalam acara ini, antara lain PT Bursa Efek Indonesia, Zurich Indonesia, Standard Chartered Bank, dan PT Nielsen Indonesia. Sementara itu, University of Groningen & Wageningen, Taipei Economic and Trade Office (TETO), dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) merupakan beberapa lembaga yang menyediakan informasi beasiswa.

Tidak hanya mengadakan pameran, beberapa perusahaan pun langsung melakukan rekrutmen dan wawancara di hari yang sama. “Kita memang menyediakan ruangan interview disini, jadi setelah peserta apply, jadwal wawancaranya langsung keluar setelah menunggu sekitar satu jam,” jelas Amir Mumtazuddin, perwakilan Divisi Training dan Expo CDC UI. Bank Mandiri dan Unilever adalah contoh perusahaan yang langsung melakukan wawancara di Balairung.

Namun, Amir menambahkan, wawancara yang dilakukan perusahaan juga dilakukan di beberapa tempat sekitar UI, misalnya di Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Budaya, dan Pusat Studi Jepang. “Kapasitas Balairung kan, terbatas. Tapi kita selalu mengusahakan agar bisa jadi channel penghubung antara jobseeker dan perusahaan,” tutur Amir.

Sementara itu, lembaga penyedia beasiswa hanya melakukan kegiatan sosialisasi. “Rata-rata beasiswa kan bukanya sekitar bulan Mei dan April, jadi sekarang mereka hanya sosialisasi. Tapi, data pengunjung akan disimpan dan diberi informasi ketika nanti beasiswanya sudah buka,” jelas Amir.

Di tahun ke-19 ini, UI Career & Scholarship Expo digelar hingga ke ruang Annex Balairung UI. Hal ini dikarenakan banyaknya jumlah perusahaan dan pengunjung. Ditemui pada hari Sabtu (28/2), Amir memperkirakan sekitar 12.000 pengunjung telah mendatangi UI Career & Scholarship Expo XIX. “Pengunjung tidak hanya berasal dari UI, tapi juga dari luar UI,” ujar alumni Geografi UI ini. Untuk menyaksikan pameran ini, pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp 30.000,00.

Pameran ini, menurut Amir, merupakan sebuah usaha UI untuk memfasilitasi lulusannya untuk memperoleh pekerjaan. “Selama ini, universitas sering disoroti oleh Dikti sebagai pencetak lulusan saja tanpa memfasilitasi untuk bekerja. Makanya, sekarang Dikti menuntut universitas di Indonesia untuk menyelenggarakan job fair,” tutur lelaki berkacamata ini. Dengan adanya tuntutan itu, UI Career & Scholarship Expo merupakan pameran yang dijadikan rujukan oleh Dikti.

Dari survei yang dilakukan terhadap UI Career & Scholarship Expo tahun sebelumnya, Amir mengatakan tingkat keterserapan tenaga kerja melalui pameran ini sekitar 20-25 persen dari total pengunjung. “Survei itu tidak hanya mengukur keterserapan tenaga kerja, tetapi juga bagaimana kepuasan perusahaan terhadap alumni UI,” jelas Amir.

Tria Kristina, alumni Fasilkom UI 2010 yang menjadi pengunjung acara itu memberikan tanggapan positif. “Acara ini bagus karena infonya lebih banyak. Soalnya, perusahaannya kan datang langsung. Kalau kita mencari sendiri, kadang informasinya tidak lengkap,” ujar Tria.

Lebih lanjut, Tria menjelaskan, beberapa booth mencari tenaga kerja yang sudah berpengalaman sehingga memfasilitasi dirinya yang saat ini sudah bekerja.

 Teks dan foto: Dara Adinda Kesuma Nasution

Komentar



Berita Terkait

Paradigma Kekerasan Seksual di Area Kampus
Youth Finance Indonesia Ajak Milenial Learn, Save, Earn
RS UI sediakan Fasilitas Lengkap dan Efisien
UI Terhubung MRT Melalui Rute Baru Transjakarta