UInnovation : Inovasi dalam Akumulasi Aksi

Tuesday, 18 March 14 | 02:59 WIB

UInnovation adalah acara lintas minat yang diadakan BEM UI 2013. Acara yang berlangsung di Balairung dan Perpustakaan Pusat pada 6-8 Maret 2014 ini baru pertama kali diadakan di UI. Dengan tema New Emerging Force, UInnovation diharapkan mampu menjadi pesta rakyat yang membangun kepedulian mahasiswa terhadap keadaan di sekitarnya.

Pemilihan nama UInnovation tak lepas dari alasan filosofis. “Inovasi tak sekadar berarti penemuan benda-benda canggih yang membuat mata terbelalak melihatnya. Semua hal yang baru pun bisa disebut sebagai inovasi. Makanya bisa dilihat, expo ini tak hanya berisi penemuan canggih, tetapi lebih ke hal baru yang belum kita ketahui,” jelas I Putu Surya Permadi, Ketua Pelaksana UInnovations.

Dibawahi tiga departemen BEM UI, yaitu Keilmuan, Seni, dan Olahraga mempengaruhi konten acara UInnovation. Dari bidang keilmuan, terdapat kompetisi dan talkshow. Sementara itu ada expo yang mewakili bidang Seni dan Olahraga. Sedangkan khusus untuk departemen Seni, diadakan Pagelaran di hari terakhir UInnovation.

UInnovation dibuka dengan kompetisi yang diadakan di Perpustakaan Pusat pada 6 Maret 2014. Kompetisi ini terbagi menjadi tiga bidang, yaitu Social Innovative Design, Green Innovative Design, dan Technology Innovative Design. Peserta kompetisi berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Misalnya, tim dari jurusan Sistem Perkapalan ITS yang mengikuti kompetisi Technology Innovative Design dengan membawa prototype robot kapal yang bisa dikendalikan dengan remote melalui jaringan internet.

Mulai dari hari pertama juga diadakan expo yang terdiri dari enam rangkaian kegiatan, yaitu Interactive Science Exhibition (ISC), Art Exhibition, Extreme and Traditional Sport Exhibition (ExTrax), Stand finalis kompetisi, Wall of History, dan Wall of Appreciation.

Expo yang diikuti oleh 30 peserta ini dibuka jam 11 siang dan berakhir jam 6 sore setiap harinya. Stand yang paling ramai dikunjungi setiap harinya adalah stand olahraga panahan, air soft gun, dan karikatur wajah.

Acara UInnovation dianggap sebagai wadah yang tepat bagi para pengisi stand untuk memperkenalkan produk mereka. Aga, pengelola stand Starsteam Air Soft Gun, mengatakan “acara ini membuat kami bisa memperkenalkan bahwa air soft gun bukanlah hal yang berbahaya. Seperti yang selama ini diberitakan. Air soft gun hanyalah mainan yang jauh dari kata bahaya.”

Di hari kedua, diadakan talkshow bertema “Indonesia Economic Innovation” yang membahas persiapan Indonesia menuju pasar bebas ASEAN 2015. Talkshow yang dihadiri sekitar 150 peserta ini menghadirkan narasumber Ahmad Heryawan, Gubernur Jawa Barat dan dimoderatori oleh Alldo Fellix J.

Sebagai penutup, di hari terakhir diadakan Pagelaran yang mengundang band-band lokal UI, seperti Siloka, Narji and The Coconut Trees, dan Karolina. Tak ketinggalan, Pagelaran ini juga menampilkan komunitas-komunitas seni yang ada di UI, seperti komunitas Musik Bengkel FTUI dan Komunitas Tari FISIP UI.

Pagelaran yang dimulai jam 5 sore ini ditutup dengan pengumuman para pemenang dari tiga kategori kompetisi, stand favorit pilihan pengunjung, serta the best of the best stand.

“Dengan jumlah pengunjung sekitar 500-700 orang perhari, UInnovation bisa dibilang cukup sukses untuk ukuran acara yang baru pertama kali diadakan. Semoga di tahun berikutnya acara ini masih tetap dilanjutkan,” ujar Putu kepada Suara Mahasiswa mengenai harapannya terhadap acara ini.

Dara Adinda Kesuma Nasution
Foto: Twitter @UInnovationFest 

 

Komentar



Berita Terkait

Keberagamaan adalah Keseimbangan
Les Desireux & Les Desirables
Ragam Semarak dari Bangku Penonton
Peringati 17 Agustus, Klub Pecinta Alam Fakultas Teknik Kibarkan Bendera di Bawah Laut