Vistrad UI: Memperkenalkan Budaya Indonesia Lewat Tarian

Thursday, 06 August 15 | 05:06 WIB

Vokasi in Action Traditional (Vistrad), sebuah komunitas tari tradisional Program Vokasi UI beberapa waktu lalu diundang sebagai satu-satunya perwakilan Indonesia dan Asia Tenggara dalam “The 3rd Lanzhou International Drum Folklore Festival of China” yang dilaksanakan pada tanggal 3-9 Juli 2015 di Lanzhou, China.

Festival ini merupakan acara tahunan yang diadakan oleh International Council of Organizations of Folklore Festivals and Folk Arts (CIOFF), sebuah organisasi non-pemerintah yang bernaung di bawah Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO).

Kegiatan rutin tiap tahun ini bertujuan menyatukan aneka budaya dari berbagai negara melalui ajang festival dan kompetisi, persahabatan, serta saling berbagi nilai budaya bangsa-bangsa sedunia.

Festival dibuka dengan parade berkeliling pusat kota Lanzhou, dimana setiap kontingen mengenakan busana tradisional khas masing-masing negara.

Mereka disambut antusias oleh ribuan penduduk kota Lanzhou yang tumpah-ruah ke jalan raya menyaksikan parade yang berlangsung hingga malam hari.

Dalam rangka melestarikan dan memperkenalkan budaya Indonesia ke kancah Internasional, Vistrad dengan kekuatan 27 orang ini mewakili Indonesia dan membawakan beberapa tarian yaitu:

  1. Tari Giring-Giring (Kalimantan Timur)
  2. Tari Srikandi (Jawa Timur)
  3. Tari None Betawi (Betawi)
  4. Tari Rancak Minang (Sumatra Barat)

IMG-20150714-WA0007

Selain Indonesia, peserta festival ini berasal dari Rusia, Mesir, Jamaica, Uzbekistan, Polandia, Macedonia, Sri Lanka, dan Czech Republic.

Untuk mengikuti festival ini, Vistrad mengaku butuh waktu lima bulan untuk persiapan. “Kami sudah mulai persiapan sejak lima bulan yang lalu, tepatnya akhir bulan Februari kami sudah mulai latihan,” kata Donna Safitri, salah seorang anggota Vistrad.

Festival ini merupakan ajang internasional pertama yang pernah diikuti Vistrad. Setelah festival ini, komunitas tari yang berdiri sejak tahun 2010 ini merencanakan untuk mengikuti lomba internasional lainnya.

“Sebuah kebanggaan bagi kami dapat mewakili Indonesia memperkenalkan kekayaan tarian tradisional bangsa ini. Kami berharap, tarian budaya Indonesia yang telah kami bawakan dalam Festival Lanzhou ini mampu menjadi langkah awal Vistrad untuk membawakan beragam tarian tradisional di festival internasional lainnya,” tutup Donna.

Rosi Sofiya F. A

Foto: Dokumentasi Vistrad UI

Editor: Melati Suma Paramita

Komentar



Berita Terkait