Workshop Reduction Program Based on Community Engagement in Climate Change: Program Pengurangan Limbah Berkelanjutan

Sunday, 15 April 18 | 05:14 WIB

Telah berlangsung Workshop Reduction Program Based on Community Engagement in Climate Change (22/03/18) yang diadakan oleh Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia bersama IESA dan APP Sinarmas di Auditorium 1, Gedung IMERI UI Salemba Lantai 3, Jakarta pukul 12.00 sampai 16.30. Workshop ini dibawakan oleh Dr. Linda Tri Mugi Astuti, S.E., M.M. selaku Sekretaris IESA dengan pembicara utama Dr. Agus Julianto dan dilanjutkan oleh Ir. Achmad Gunawan Widjakasono, MAS., Prof. Dr. Ir. Djoko M. Hartono, S.E. M.Eng., Dr. Linda Darmajanti, M.T., dan Suhendra Wiriadinata selaku pembicara.

“Yang punya limbah atau sampah itu tidak hanya, masyarakat rumah tangga, kita semua ya. Tapi, juga industri,” tutur Ir. Achmad Gunawan Widjaksono, MAS.

Workshop ini bertujuan sebagai program pengurangan limbah berkelanjutan berdasarkan keterlibatan masyarakat dalam perubahan iklim yang terjadi di dunia sesuai Nationally Determined Contribution (NDC) dimana Indonesia berencana menurunkan emisi 29% pada 2030.

Tema Waste Reduction (Pengurangan Limbah -red) dipilih karena pengurangan sampah merupakan salah satu pendekatan untuk menghadapi perubahan iklim yang terjadi. “Sebenernya climate change itu salah satu permasalahan lingkungan ya, yang sangat penting gitu sekarang ini dihadapin karena dampaknya tuh gak cuman satu hal gitu. Itu mengenai kena ke mana-mana ke seluruh kehidupan makanya mungkin salah satu pendekatannya adalah dengan pengurangan sampah,” jelas Nabiha Shahab selaku narahubung Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia.

Harapannya simposium ini dapat mengintegrasikan pemikiran-pemikiran yang ada mengenai lingkungan di Asia Tenggara, bukan hanya terfokus pada satu negara saja. “Simposium ini kan sebenernya tujuannya adalah menyatukan, apa namanya, studi-studi dan pemikiran-pemikiran yang ada di Asia, Asia Tenggara ya karena Asia Tenggara itu wilayah yang sangat penting,” lanjut Nabiha Shahab.

Teks: Grace Elizabeth Kristiani
Foto: Ajeng Riski Anugrah
Editor: Kezia Estha T.

#SEASympo #SekolahIlmuLingkunganUI

Komentar



Berita Terkait

Sorot Toleransi, Talkshow dan Workshop Diadakan untuk Merawat Keberagama(a)n
Indonesia Model United Nation 2011