Logo Suma

Honor Asisten Dosen FEB UI Terlambat, Sebagian Baru Cair pada Juli

2 menit · - kali dibaca
Honor Asisten Dosen FEB UI Terlambat, Sebagian Baru Cair pada Juli

Asisten dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) terlambat menerima honor mengajar pada periode Semester Genap 2025/2026. Z, salah satu asisten dosen, mengungkapkan upah sejak hari pertama mengajar dari bulan Februari hingga Mei baru dibayarkan pada 7 Juli.

“Seharusnya setiap bulan [honor] dikirimkan saat setiap tanggal 28. Tapi sempat tidak sesuai dan akhirnya baru per hari ini [7 Juli] dikirimkan. Itu pun tidak full,” tulis Z saat diwawancarai oleh Suara Mahasiswa UI via WhatsApp pada Senin (7/7).

Ia juga menjelaskan bahwa honorarium asisten dosen seharusnya disalurkan setiap tanggal 28 berdasarkan kontrak yang dikeluarkan pada bulan Februari lalu. Namun, berdasarkan informasi dari program studi, Z mengutarakan upah yang diterimanya hanya untuk bulan April. Artinya, honor bulan Februari, Maret, dan Mei belum dicairkan oleh pihak FEB UI.

Berdasarkan kontrak, jumlah bayaran yang diperoleh setiap asisten dosen adalah Rp150.000,00 per sesi untuk mengajar di kelas reguler dan Rp300.000,00 per sesi untuk mengajar di kelas internasional. Dalam pekerjaannya, satu sesi dihitung sebanyak 90–120 menit.

Z juga menyampaikan asisten dosen lainnya banyak yang mengeluh dan mempertanyakan keterlambatan ini. Namun, menurutnya, ia beserta asisten dosen lainnya telah merasa persoalan ini sebagai hal yang biasa.

“Udah jadi rahasia umum, karena itu kita cuma bereaksi sebatas mengeluh aja. Kami [para asisten dosen] yakin pasti akan dibayar, hanya saja enggak sesuai kontrak di awal dan tidak pasti waktu dikirimnya kapan.”

T, asisten dosen FEB UI lainnya, menuturkan hal serupa. Ia mengungkapkan honor mengajar sejak bulan Februari juga baru diterimanya pada 7 Juli.

“Harusnya dari fakultas dicairkan tiap akhir bulan, dan kita [para asisten dosen] diminta untuk rutin tanda tangan asistensi biar honor bisa dihitung. Tapi, ya, kenyataannya, bahkan setelah tugas kita kelar akhir bulan Mei kemarin baru dicairkannya sekarang. Itupun dari yang saya tanya ke asisten dosen lain juga ini baru dibayar sebagian saja belum full,” terang T saat diwawancarai oleh Suara Mahasiswa UI via WhatsApp pada Selasa (7/7).

Lebih lanjut, ia mengucapkan bila para asisten dosen tidak diberi tahu detail total yang akan didapatkan. Namun, berdasarkan perhitungan T, seharusnya ia mendapatkan Rp1.500.000,00 untuk total 10 kali sesi yang dikerjakannya dan yang ditunaikan baru Rp650.000,00.

“Seharusnya [perkiraan] total di akhir dapat Rp.1.500.000,00 karena untuk asistensi mata kuliah, saya ngadain 10 kali sesi di semester kemarin. Tapi yang dicairkan pagi ini baru Rp650.000,00 saja, sisanya masih belum.”

Menanggapi permasalahan ini, Tim Redaksi Suara Mahasiswa UI pun menghubungi Kantor Komunikasi FEB UI agar dapat mewawancarai pihak Dekanat lebih lanjut. Namun, hingga berita ini dinaikkan, tidak ada respon apapun yang diberikan oleh pihak FEB UI.

Teks: Alya Putri Granita

Editor: Dela Srilestari

Foto: Istimewa

Desain: Syahidah Nururrahmah

Pers Suara Mahasiswa UI 2026

Independen, Lugas, dan Berkualitas!

Tim Penggarap

Teks

Alya Putri Granita

Editor

Dela Srilestari

Desain

Syahidah Nururrahmah