Logo Suma

Kecelakaan di Perlintasan KRL UI, Mayat Seorang Pria Ditemukan Tanpa Kepala

Redaksi Suara Mahasiswa · 24 November 2024
2 menit

Pada Rabu (20/11), sekitar pukul 15.30, terjadi kecelakaan di jalur kereta api antara Stasiun Pondok Cina dan Stasiun UI, Beji, Kota Depok. Korban kecelakaan merupakan seorang pria yang hingga saat ini identitasnya belum diketahui. Mayat korban ditemukan tanpa kepala dalam posisi tengkurap di rel dengan mengenakan kaos abu-abu dan celana biru.

Sosok mayat tersebut disaksikan oleh CN, seorang mahasiswa FISIP UI. Menurut CN, yang pada saat itu sedang menaiki kereta ke arah Bogor, mayat tersebut tergeletak di rel antara stasiun UI dan Stasiun Pocin. “Di tengah-tengah antara Pocin [dan Stasiun UI], itu di relnya udah ada mayat gitu dan yang aku lihat itu pokoknya laki-laki, dari perawakannya masih terlihat cukup muda”, ujar CN.

Serupa dengan keterangan yang beredar di media sosial, CN menjelaskan bahwa mayat tersebut ditemukan dalam kondisi tengkurap dengan mengenakan baju abu-abu dan celana hitam. “[Mayat itu] pas aku lihat kepalanya udah gak ada”, tuturnya. Lebih lagi, CN mengungkapkan bahwa para penumpang di kereta yang sama dengan dirinya berteriak histeris setelah melihat mayat tersebut.

Pada saat itu, CN menyaksikan terdapat sejumlah petugas di tempat kejadian perkara (TKP), tetapi petugas-petugas tersebut mengalami kesulitan untuk mengevakuasi mayat korban. Kesulitan itu diakibatkan oleh lokasi mayat yang terisolasi dan sulit untuk diakses oleh petugas. “Kebetulan itu juga kawasannya tertutup, ya. Bukan yang kayak dilewatin orang-orang. Jadi, susah buat akses ke sananya. Belum ada petugas lah pokoknya yang bisa mengevakuasi.”

Meski demikian, mayat tersebut akhirnya berhasil dievakuasi oleh anggota satpam dan petugas lainnya. Sebuah video berdurasi 16 detik yang beredar di media sosial mendokumentasikan detik-detik evakuasi mayat dari rel kereta. Dalam video tersebut, seorang anggota satpam dan empat petugas lainnya memindahkan mayat tanpa kepala itu dari tengah rel ke pinggir rel kereta.

Hal serupa juga dikonfirmasi oleh saksi lainnya. Menurut penjelasan dari Kabid Humas Polda Metro Jaya Ade Ary Syam Indradi, yang dikutip dari Tribun Depok, saksi berinisial M sedang melakukan patroli rutin ketika melihat korban tertabrak kereta. “Kronologis awal kejadian sekitar jam 15.50 WIB saat saksi M sedang melakukan kegiatan rutin. Saksi kemudian dihubungi oleh masinis bahwa ada orang tidak dikenal tertabrak kereta,” jelas Ade.

Saksi lainnya, dengan inisial AM mengonfirmasi bahwa korban sudah meninggal dunia dengan kondisi kepala yang hancur. AM memperoleh keterangan dari seorang mahasiswa UI bahwa korban melakukan tindakan bunuh diri.

Setelah insiden tersebut, tim INAFIS (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) Polres Metro Depok melakukan investigasi lebih lanjut ke TKP usai mendapatkan panggilan dari Kepolisian Sektor Beji. “Kondisi fisik lainnya bagian kepala hancur, tangan sebelah kanan robek bagian siku, mayat korban kemudian dievakuasi ke Polsek Beji untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Ade.

Teks: Dela Srilestari dan Jeromi Mikhael Asido

Editor: Choirunnisa Nur F.

Pers Suara Mahasiswa UI 2024

Independen, Lugas, dan Berkualitas!