Logo Suma

Mesin Daur Ulang Plasticpay Pertama di UI, Kini Sampah Plastik Bisa Diuangkan!

Redaksi Suara Mahasiswa · 7 Maret 2023
2 menit

Dalam rangka membantu pemulihan bumi akibat krisis iklim, pada hari Senin (06/03), Plasticpay bekerja sama dengan Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) meluncurkan Reverse Vending Machine (RVM) di Universitas Indonesia. Peluncuran ini masuk dalam rangkaian workshop  nasional yang berjudul “Circular Economy melalui Pengolahan Limbah Plastik sebagai Mitigasi Perubahan Iklim”.


RVM adalah mesin penukaran sampah botol plastik menjadi poin secara otomatis yang dapat diuangkan. Tiap sampah botol plastik yang berhasil ditukarkan melalui RVM nantinya juga bisa ditukarkan menjadi saldo rekening Bank Syariah Indonesia. Melalui penukaran botol plastik ini, kita ikut berkontribusi mengurangi jejak karbon di atmosfer sebanyak 83% karbon.

Di UI, mesin daur ulang ini hadir di sebelah bilik kantin Vokasi UI dengan jam operasional 08.00—18.00 WIB. Diharapkan keberadaan mesin ini dapat memotivasi partisipasi masyarakat Depok secara umum dan mahasiswa UI secara khusus dalam mendaur ulang sampah plastik mereka secara mandiri.


Sampah plastik merupakan salah satu jenis sampah dengan jumlah terbesar di Indonesia (15,73%). Melansir data National Plastic Action Partnership tahun 2020, Indonesia merupakan penyumbang sampah plastik terbesar nomor dua di dunia, yaitu sebanyak 6,8 juta metrik ton per tahun. Selain banyak, sampah plastik merupakan salah satu sampah yang sulit didaur ulang. Berbagai upaya dilakukan baik pemerintah maupun non-pemerintah untuk mengelola sampah plastik di Indonesia. Salah satunya dilakukan oleh Plasticpay.

Sampah botol plastik yang terkumpul melalui Plasticpay Dropbox, akan didaur ulang dan diubah menjadi butiran, Recycled Polyester Staple Fiber (“Re-PSF”), berupa benang dan kain. Hasil dari daur ulang tersebut adalah berupa eco-friendly fiber dan kain daur ulang yang dapat dijadikan sebagai bantal, boneka, tempat tidur, karpet, furnitur, interior otomotif dan produk non-woven/woven lainnya.

“Anak-anak mahasiswa menghadapi bumi yang semakin berisiko dengan usia yang relatif masih muda. Oleh karena itu, kami hadir bersama Plasticpay untuk menyampaikan pesan betapa kita harus melihat plastik ini dengan kacamata yang baru, limbah itu dengan kacamata yang baru,” jelas Regional CEO BSI, Firman Jatnika, dalam pidato sambutannya.

“Kalau animo teman-teman bagus, kita tambah satu mesin baru,” tambahnya.

Saat ini, Plasticpay telah memiliki ratusan mesin Plasticpay Dropbox yang tersebar di Jabodetabek pada beberapa area mulai dari masjid, yayasan, pesantren, perkantoran, perhotelan, sport area, food area, golf clubs, dan sekolah. Kedepannya, Plasticpay akan melebarkan sayap mesinnya lebih banyak lagi sehingga dapat memperluas kebermanfaatan lingkungan.

Teks: Dian Amalia
Foto dan Video: Intan Shabira
Kontributor: Intan Shabira
Editor: Kamila Meilina

Pers Suara Mahasiswa UI 2023
Independen, Lugas, Berkualitas!