Logo Suma

Peninsula: Menantang Maut di Kota Penuh Zombi

Redaksi Suara Mahasiswa · 17 September 2020
2 menit · - kali dibaca
Peninsula: Menantang Maut di Kota Penuh Zombi

By Izdihar Safira N.

Judul : Peninsula
Sutradara : Yeon Sang-ho
Produser : Lee Dong-ha
Genre film : Action, Horror, Thriller
Tanggal rilis : 7 Agustus 2020 (Amerika Serikat)
Durasi : 116 menit
Pemain : Kang Dong-won, Lee Jung-hyun, Lee Re, Kwon Hae-hyo, Kim Min-jae, Koo Kyo-hwan, Kim Do-yoon, Lee Ye-won, Jang So-yeon, Moon Woo-jin, Kim Kyu-baek, Bella Rahim.

Semua orang tentu membutuhkan uang, bahkan menginginkannya demi kehidupan yang layak. Berbagai usaha pun dilakukan untuk memperolehnya. Namun, tidak jarang kita temukan cara yang tidak biasa, yakni dengan cara memenuhi syarat tertentu. Tantangan ini menjadi cikal-bakal lahirnya kisah Peninsula. Jika kita diiming-imingi uang jutaan dollar dengan syarat harus menantang maut untuk mendapatkannya, apakah kita akan melakukannya? Mungkin belum tentu semua orang mau membahayakan dirinya hanya untuk uang yang belum pasti akan didapatkan, tetapi Jung-seok (Kang Dong-won) rela melakukannya.

Film ini berlatarkan semenanjung Korea yang telah hancur dan sebagian besar penduduknya sudah terkontaminasi oleh virus zombi. Setelah Jung-seok dan kawan-kawannya berhasil melarikan diri ke Hongkong, tiba-tiba ia diberikan misi berbahaya untuk mengambil uang bernilai jutaan dollar dari sebuah truk milik sekelompok orang di sana. Dengan hanya berbekal senjata dan informasi mengenai rupa truk yang dicari, Jung-seok dan kawan-kawan pun pulang kembali ke Korea. Pertama kali mereka menginjakkan kaki di negara tersebut, situasi masih aman sampai salah satu teman Jung-seok tidak sengaja menekan klakson mobil. Hal ini mengundang para zombi berdatangan menyerbu mobil dan truk berisi uang yang berhasil mereka temukan.

Di situasi yang tiba-tiba berubah mencekam tersebut, Jung-seok ditolong oleh dua orang gadis kecil dan terpisah dengan teman-temannya. Nasib sial menimpa ketiga orang temannya, dua terbunuh oleh sekelompok orang bengis yang suka merampas apa pun yang mereka temukan dan membawa serta salah satu teman Jung-seok ke markas mereka. Jung-seok kemudian bertemu dengan ibu kedua gadis yang menyelamatkannya dan seorang kakek di markas mereka. Sementara itu, teman Jung-seok yang terbawa oleh sekelompok orang-orang bengis–dengan jumlah yang ternyata cukup banyak–menjadikannya sebagai taruhan dengan menempatkannya di dalam arena penuh zombi.

Sekuel Peninsula sebelumya, Train to Busan (2016), menuai banyak penghargaan dari berbagai kategori, salah satunya Best Director yang diperoleh Yeon Sang-ho. Kesuksesan besar inilah yang memungkinkan Peninsula direncanakan tampil di Festival Film Cannes 2020. Namun, penyelenggaraan dibatalkan karena pandemi Covid-19. Meskipun begitu, Peninsula berhasil meraup penghasilan kumulatif sebanyak $35,715,658 atau kurang lebih 526 miliar rupiah.

Orang-orang pada umumnya mungkin beranggapan bahwa Peninsula memiliki karakter yang sama dan jalan cerita yang berkelanjutan dari Train to Busan. Faktanya, cerita di dalam film Peninsula tidak memiliki keterkaitan sama sekali dengan film Train to Busan. Selain itu, film ini mengambil latar tempat dan waktu empat tahun lamanya setelah merebaknya virus zombi di film Train to Busan.

Keunggulan Peninsula dapat dilihat melalui kemajuan teknologi perfilman Korea dari segi visualisasi. Penonton juga dapat dibuat terenyuh dengan adegan yang penuh pengorbanan, perjuangan, dan kegigihan untuk bertahan hidup. Namun, beberapa adegan pengorbanan dan saling melindungi dirasa terlalu berlebihan dan membuat penonton sedikit bosan. Berbeda dengan Train to Busan, Peninsula lebih berfokus kepada misi sang tokoh utama untuk melarikan diri dan tidak cukup banyak memiliki adegan dengan zombi–yang mana amat disayangkan oleh para penggemar film bertemakan zombi. Meskipun begitu, Peninsula masih cukup bagus untuk direkomendasikan bagi Anda yang menyukai film bergenre thriller.

Teks: Izdihar Safira N.
Foto: Istimewa
Editor: Ruth Margaretha M.

Pers Suara Mahasiswa UI 2020
Independen, Lugas dan Berkualitas!

Tim Penggarap