
Acara The 10th UI Youth Environmental Action dilaksanakan secara daring melalui Zoom meeting dan dilaksanakan secara luring di Ruang Apung Universitas Indonesia, serta siaran langsung melalui kanal YouTube BEM UI pada hari Sabtu, 27 November 2021. Acara dengan tema Unlocking the Circular Economy Potential for A Global Sustainable Future ini dibuka dengan kehadiran beberapa keynote speakers, antara lain: Ketua Komisi 7 DPR RI, Sugeng Suparwoto, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Bambang Brodjonegoro, serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Uno. Tidak lupa juga terdapat sambutan dari Direktur Kemahasiswaan Universitas Indonesia, Dr. Badrul Munir. Setelah sambutan dari keynote speakers, acara dilanjutkan dengan sesi national forum dengan tema pembahasan, “Optimalisasi pengelolaan FABA.” FABA (Flash Ash and Bottom Ash) sendiri merupakan limbah yang berupa partikel halus sisa dari pembakaran batu bara yang biasanya ditemukan pada PLTU.
Pada Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, FABA dikategorikan sebagai limbah non B3, yang sebelumnya FABA masih termasuk ke dalam golongan limbah B3. Disamping FABA memiliki nilai ekonomis yang sering digunakan dalam dunia konstruksi yang mana mendukung konsep dari circular economy, tetapi di sisi yang lain FABA juga memiliki dampak yang fatal pada kesehatan. Dampak yang ditimbulkan bagi kesehatan menurut ahli kesehatan paru adalah penyakit yang disebut coal workers pneumoconiosis yang berisiko menimbulkan kematian.
Sesi yang dimoderatori oleh Manik Marganamahendra ini menghadirkan pemaparan dari berbagai macam perspektif, yaitu perspektif akademisi yang diwakili oleh Dr. Yuki M.A. Wardhana selaku dosen Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia, perspektif bisnis yang diwakili oleh Rusdi Husin, M.Si., selaku Kepala Divisi HSE dan Manajemen Risiko Adaro Energy, Tbk, perspektif komunitas yang diwakili oleh Mochamad Adi Septiono yang merupakan Toxic and Zero Waste Program Officer Nexus3, perspektif pemerintah yang diwakili oleh Upik Siti Aslia selaku Kasubdit Penetapan dan Notifikasi LB3 dan LNB3 KLHK, dan perspektif media yang diwakili oleh Hans Nicholas Jong selaku perwakilan dari Mongabay Indonesia.
Terdapat juga acara audiensi kajian UIYEA kepada pihak KLHK yang berupa hasil studi ilmiah UIYEA dan diaudiensikan ke pihak KLHK selaku panelis yang diwakili oleh Novrizal Tahar. Tema atau analisis yang diusung oleh UIYEA adalah “Pengelolaan Sampah Plastik di Indonesia Gali Potensi di Kemudian Hari.” Menjelang penghujung acara, agenda dilanjutkan dengan gelar wicara mengenai penerapan ekonomi sirkular dengan tema, “Kontribusi Gen Z dalam Industri 4.0 untuk Penerapan Ekonomi Sirkular.” Gelar wicara ini dihadiri oleh Arifin Putra selaku investor burgeens.id dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang diwakili oleh Pak Nugroho. Rangkaian acara terakhir ditutup dengan agenda international webinar yang dihadiri oleh Maja Johannessen (Circular Economy Expert and Suistanibility Consultant), Tiago Filipe Marques (Circular Economy Innovation Officet at Sustainn), dan Arina Kok (Partner, Climate Change and Suistanibility Services, Ernst & Young Consulting Sdn Bhd).
Teks: Farhan Fitriadi
Foto: Adinda Aisyah
Editor: Giovanni Alvita
Pers Suara Mahasiswa UI 2021
Independen, Lugas, dan Berkualitas!
Kontributor