Logo Suma

Dua Tahun Vakum akibat Pandemi, Upacara Peringatan HUT RI Kembali Diadakan di Lapangan Rektorat UI

Redaksi Suara Mahasiswa · 18 Agustus 2022
3 menit · - kali dibaca
Dua Tahun Vakum akibat Pandemi, Upacara Peringatan HUT RI Kembali Diadakan di Lapangan Rektorat UI

Sekian lama ditiadakan akibat pandemi Covid-19 yang telah menghantui selama dua tahun terakhir ini, Universitas Indonesia akhirnya kembali melaksanakan Upacara Pengibaran bendera Sang Saka Merah Putih dalam rangka Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 yang dilaksanakan di Lapangan Rektorat UI, Rabu (17/8/2022). Upacara ini dihadiri langsung oleh sekitar 500 perwakilan mahasiswa angkatan 2022, puluhan tenaga pendidik beserta jajaran rektorat UI lainnya. Dalam upacara ini, pasukan pengibar bendera yang diberi amanat untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih  terdiri dari 54 mahasiswa yang sebelumnya telah disaring dari ratusan mahasiswa angkatan 2022 lainnya.

Muhamad Fachri Rifki, ketua Resimen Mahasiswa Universitas Indonesia (Menwa UI) tahun 2022, menyampaikan bahwa peserta upacara yang hadir diambil dari mahasiswa baru yang tinggal di Asrama UI. Dipilihnya mereka bukan tanpa alasan, melainkan karena lokasi tempat tinggal yang masih di lingkup Universitas Indonesia membuat mereka mudah dimobilisasikan. Dalam memobilisasi peserta upacara, disiapkan Bis Kuning baru dengan kapasitas yang lebih besar untuk mengantar mereka dari Asrama UI menuju ke lokasi upacara di lapangan rektorat UI. Fachri juga menambahkan bahwa pemilihan peserta Upacara Pengibaran bendera Sang Saka Merah Putih dilakukan berdasarkan koordinasi dengan pihak Kemahasiswaan UI.

Sementara itu, 54 mahasiswa angkatan 2022 yang ditugaskan menjadi pasukan pengibar bendera (paskibra), telah diseleksi sejak acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) berlangsung. Melalui bantuan dari Pak Dibyo dalam latihan paduan suara mahasiswa baru, mahasiswa-mahasiswa yang memiliki pengalaman dalam bidang paskibra diminta mengajukan diri untuk didata dan diseleksi lebih lanjut nantinya. Saat itu ada ratusan mahasiswa yang mengajukan diri, kendati demikian menurut keterangan Fachri, seiring berjalannya latihan paskibra banyak mahasiswa baru yang memutuskan mundur. Pada akhirnya terdapat sebanyak 54 mahasiswa yang bertahan dan menjadi pasukan pengibar bendera dalam upacara yang dilaksanakan di Lapangan Rektorat kemarin.

“Nah, kemudian karena seleksi alam sih dari merekanya yang mundur-mundur sendiri bukan kitanya yang pilih gitu, dan akhirnya terkumpul-lah sebanyak lima puluh empat mahasiswa baru yang menjadi pasukan pengibar bendera pada hari ini, seperti itu,” terang Fachri.

Dalam wawancara yang kami lakukan dengan Kevin Reonaldi, Pemimpin Upacara Peringatan HUT RI ke-77 sekaligus anggota Menwa UI, ia menceritakan bahwa proses pemilihan pasukan paskibra yang dilakukan oleh Resimen Mahasiswa UI telah dimulai sejak tanggal 6 Agustus 2022.

“Untuk mulai persiapan ya kita dari tanggal 6 Agustus. Itu pas acara Kamaba pertama di sana kita sudah mulai perkenalan Paskibra dan sudah mulai intensif latihan itu per lima hari. Jadi cuma lima pertemuan doang,” ujarnya kepada kami. Walaupun rentang waktu latihan hanya berkisar dua minggu dan dilakukan tidak secara berkala akibat padatnya aktivitas mahasiswa baru dalam rangkaian acara PKKMB, Kevin mengaku bahwa tidak ada kendala berarti bagi mereka dalam menjalankan persiapan menuju Upacara 17 Agustus, baginya semua berjalan dengan lancar dan sesuai rencana.

Hal senada juga dikatakan oleh Komandan Pasukan Paskibraka UI dari barisan mahasiswa 2022, Demos Yovano Mansayori Karubaba, mahasiswa UI asal program studi Hubungan Internasional angkatan 2022 yang merupakan Purna Paskibraka Provinsi Papua Barat 2021.

“Untuk keseluruhannya, puji Tuhan semua berjalan lancar, tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan untuk terjadi semua berjalan mulus,” ungkap Demos.

Kepada Suara Mahasiswa UI, mahasiswa asal Kota Manokwari, Papua Barat ini juga mengungkapkan kebanggaannya dapat bertugas dalam upacara kemerdekaan Indonesia yang ke-77 di lapangan rektorat UI untuk pertama kalinya.


“Pastinya sangat bangga ya. Jadi salah satu mahasiswa yang asalnya dari Indonesia Timur ya. Iya. Yang bisa tampil di lapangan Universitas Indonesia itu rasa kebanggaan buat saya dan juga pasti keluarga karena bisa tampil di depan seluruh jajaran rektor dan mahasiswa yang lain,” ucapnya.

Begitu pun Kevin, mahasiswa asal fakultas teknik 2019 ini mengatakan bahwa dirinya senang upacara tahun ini dilaksanakan setelah dua tahun vakum akibat pandemi.

“Saya sih senang ya karena bisa ngerasain vibes-nya lagi untuk upacara bendera. Karena kan sudah dua tahun vakum, sudah enggak pernah latihan, sudah enggak apa paskibra lagi (dalam waktu yang lama-Read),”

Dalam upacara yang dibina langsung oleh Rektor Universitas Indonesia, Ari Kuncoro sempat melemparkan pendapatnya bahwa diadakannya G20, forum multilateral yang terdiri dari 19 negara, Uni Eropa, perwakilan International Monetary Fund (IMF), dan perwakilan World Bank, di Bali menjadi langkah pertama bahwa Indonesia telah keluar dari jerat pandemi yang mengguncang berbagai belahan dunia.

Teks: Vanya Annisa, M. Qhisyam
Kontributor: Dian Amalia Ariani
Editor: Dian Amalia Ariani


Pers Suara Mahasiswa UI 2022
Independen, Lugas, dan Berkualitas!

Tim Penggarap