
Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi lanjutan “Indonesia Bangkrut” bertepatan dengan Car Free Day (CFD) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta pada Minggu (28/6). Kegiatan ini menghadirkan Debate Me! sebagai ruang adu kritik terhadap berbagai kebijakan Prabowo–Gibran.
Fathimah Azzahra, Wakil Ketua BEM UI, menuturkan bila diskusi, dialektika, serta pikiran yang diperdebatkan adalah sesuatu hal yang bermanfaat. “Ini menimbulkan semacam preseden bahwa mahasiswa itu betul-betul terbiasa dalam dunia akademik, sehingga harusnya kita ditangani secara akademik juga, bukan secara fisik," ujarnya.
Menurutnya, melalui aktivitas ini, mahasiswa dapat menyampaikan aspirasi melalui berbagai cara, termasuk dengan membuka kesempatan berdialog bersama masyarakat.
Penjelasan serupa dituturkan oleh Hafidz Haernanda, Koordinator Sosial dan Politik BEM UI. Ia berpendapat penyampaian aspirasi mahasiswa tidak harus selalu membawa almamater dan bersifat konfrontatif. Gerakan juga dapat dilakukan dengan lebih inklusif, ramah, dan diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Kita ajak teman-teman [masyarakat] semua untuk berdiskusi, menulis, dan sebagainya. Karena inilah yang sebenarnya dibutuhkan di saat seperti ini. Kita juga harus menjalin hubungan baik dengan stakeholder kita, yaitu masyarakat Indonesia,” kata Hafidz.
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang menyaksikan jalannya diskusi, bahkan secara bergantian mendaftarkan diri untuk menjadi peserta debat berikutnya.
Aksi ini juga menampilkan berbagai instalasi interaktif yang mengajak masyarakat untuk berpartisipasi secara langsung. Salah satunya adalah banner bertuliskan "Satu Kalimat Saat Ini untuk Pemerintah", yaitu tempat masyarakat dapat menuliskan keresahan, harapan, maupun kritik terhadap pemerintah.
Selain itu, terdapat pula instalasi ompreng MBG yang diisi uang palsu sebagai simbol penyalahgunaan anggaran, area foto bersama figur Prabowo–Gibran, serta photobooth yang disediakan oleh BEM UI. Rangkaian kegiatan ditutup dengan penampilan flashmob dari choir Gitaku yang mengajak masyarakat untuk bernyanyi bersama.
Meski berlangsung secara damai, sejumlah anggota kepolisian sempat mendatangi lokasi dan berdebat dengan perwakilan BEM UI. Pihak kepolisian meminta kegiatan ini dibubarkan dengan alasan berpotensi menghambat aktivitas masyarakat yang tengah menikmati CFD. Namun, berdasarkan pemantauan Jurnalis Suma UI, acara ini tidak mengganggu arus pejalan kaki sehingga tetap dapat dilakukan hingga akhir.
Teks: Alya Noor Fathiah
Editor: Alya Putri Granita
Foto: Alya Noor Fathiah
Desain: Syahidah Nururrahmah
Pers Suara Mahasiswa UI 2026
Independen, Lugas, dan Berkualitas!
Teks
Editor
Foto
Desain